Usai Dominasi Sachsenring, Marc Marquez Prioritaskan Pemulihan Bahu dan Lengan Kanan untuk Hadapi Paruh Kedua Musim

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 12:35 WIB
Marc Marquez memanfaatkan jeda musim panas MotoGP 2026. (MotoGP)
Marc Marquez memanfaatkan jeda musim panas MotoGP 2026. (MotoGP)

RADAR BANYUWANGI - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, memanfaatkan jeda musim panas MotoGP 2026 untuk memaksimalkan pemulihan kondisi fisiknya. Fokus utama juara dunia tersebut adalah mengembalikan kekuatan sekaligus massa otot pada lengan dan bahu kanannya agar mampu tampil lebih optimal saat kompetisi memasuki paruh kedua musim.

Keberhasilan program pemulihan tersebut diperkirakan akan terlihat saat Marquez kembali mengaspal pada seri MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone. Salah satu indikator penting yang menjadi perhatian adalah kondisi detak jantungnya selama mengendarai motor.

Sebelumnya, Marquez mengungkapkan bahwa detak jantungnya berada pada level lebih tinggi dibandingkan kondisi normal ketika membalap. Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh rasa sakit, melainkan karena tubuhnya harus bekerja lebih keras untuk mengompensasi keterbatasan tenaga pada lengan dan bahu kanan.

Meski demikian, pembalap asal Spanyol itu memastikan perkembangan pemulihannya berjalan positif. Ia menegaskan sudah tidak lagi merasakan nyeri maupun mati rasa pada bagian yang sebelumnya mengalami gangguan.

Berdasarkan laporan Crash.net yang dipublikasikan pada Selasa, 4 Agustus 2026, di London, Marquez menegaskan bahwa aspek teknis maupun mental bukan lagi menjadi perhatian utamanya. Ia kini memusatkan seluruh upaya untuk meningkatkan kondisi fisik selama masa jeda kompetisi.

"Motornya bekerja dengan baik, begitu pula tim dan mentalitas saya. Saya perlu fokus pada kondisi fisik saya untuk mencoba melangkah maju musim panas ini; liburan saya akan lebih singkat," ujar Marquez usai meraih kemenangan ganda pada GP Sachsenring, Jerman.

Marquez juga mengungkapkan bahwa pemulihan lengan kanan menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus diselesaikannya sebelum balapan kembali bergulir.

"Lengan kanan. Itu satu-satunya bagian yang perlu saya tingkatkan. Saya akan berusaha keras untuk mengaktifkan beberapa otot yang 'mati'. Dan jika kita bisa melakukannya, maka kita bisa mencoba bertarung untuk meraih gelar juara di paruh kedua musim ini," lanjutnya.

Apabila program latihan fisik dan pemulihan otot selama jeda musim panas berjalan sesuai target, beban kerja tubuh Marquez saat mengendarai motor diperkirakan akan menurun. Dampak positifnya adalah penurunan detak jantung ketika berada di atas motor, sehingga energi dapat digunakan secara lebih efisien sepanjang balapan.

Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting bagi pembalap Ducati Lenovo itu untuk menjaga konsistensi performa sekaligus memperkuat peluangnya bersaing dalam perebutan gelar juara MotoGP 2026 pada paruh kedua musim.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Crash.net
marc marquez