RADAR BANYUWANGI - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memasang target ambisius pada penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini. Jumlah penonton yang hadir langsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, ditargetkan mencapai 140 ribu orang.
Target tersebut ditetapkan setelah pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MotoGP pada tahun-tahun sebelumnya. Tingginya minat masyarakat serta meningkatnya daya tarik Mandalika sebagai destinasi sport tourism menjadi dasar optimisme pemerintah dalam mengejar angka tersebut.
Untuk merealisasikan target itu, Pemprov NTB bersama penyelenggara dan berbagai pemangku kepentingan terus mematangkan sejumlah persiapan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan akses transportasi menuju kawasan sirkuit, kesiapan akomodasi, hingga penguatan promosi wisata di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB mengatakan pemerintah optimistis jumlah penonton MotoGP Mandalika tahun ini mampu menembus target yang telah ditetapkan.
"Kami menargetkan jumlah penonton pada ajang MotoGP Mandalika tahun ini dapat menembus angka 140 ribu orang. Target ini dipatok berdasarkan evaluasi penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya serta tingginya antusiasme masyarakat dan wisatawan," ujarnya, Senin (3/8/2026), dikutip Antara.
Menurut dia, berbagai fasilitas pendukung terus dipersiapkan agar mampu memberikan kenyamanan bagi pengunjung selama ajang balap motor dunia tersebut berlangsung.
"Pemerintah daerah bersama pihak penyelenggara terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan seluruh fasilitas pendukung, mulai dari ketersediaan kamar hotel, homestay, hingga kelancaran arus lalu lintas dari dan menuju area sirkuit demi kenyamanan para pengunjung," katanya.
Selain menjadi ajang olahraga internasional, MotoGP Mandalika juga diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran puluhan ribu wisatawan diproyeksikan meningkatkan tingkat hunian hotel dan penginapan, memperkuat aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong peningkatan pendapatan sektor transportasi dan jasa.
Perputaran ekonomi selama penyelenggaraan balapan juga diperkirakan memberikan efek berganda terhadap perekonomian NTB. Aktivitas perdagangan, kuliner, hingga penjualan suvenir khas daerah diprediksi mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah pengunjung.
Di sisi lain, penyelenggaraan MotoGP Mandalika dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga berkelas dunia. Pemerintah berharap keberhasilan penyelenggaraan event internasional tersebut mampu meningkatkan citra daerah sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Nusa Tenggara Barat.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara