Hakim Danish Punya 1 Kemenangan, Veda Ega Masih Unggul di Klasemen Moto3 2026

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 08:00 WIB
Comeback apik Veda Ega! Finis posisi 8 dan lewati Hakim Danish di Moto3. (Gemini AI)
Hakim Danish vs Veda Ega makin panas, duel Rookie Moto3 2026 memasuki babak baru. (Gemini AI)

RADAR BANYUWANGI - Persaingan pembalap Asia di Moto3 2026 semakin memanas. Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama memang masih unggul dalam klasemen sementara dibanding rival terdekatnya dari Malaysia, Hakim Danish. Namun, keunggulan itu belum membuat posisi Veda benar-benar aman karena Danish telah membuktikan kapasitasnya dengan meraih satu kemenangan pada paruh pertama musim.

Hingga 11 seri pertama Moto3 2026, Veda Ega Pratama yang membela Honda Team Asia menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 90 poin. Pembalap asal Gunungkidul itu unggul empat poin atas Hakim Danish dari tim MT Helmets-MSI yang membayangi di peringkat ketujuh.

Meski tertinggal dalam klasemen, Danish memiliki catatan yang sedikit lebih impresif dari sisi kemenangan. Rider asal Terengganu, Malaysia, itu sukses meraih kemenangan perdananya di GP Ceko, sekaligus menjadi salah satu rookie yang mampu berdiri di podium tertinggi musim ini.

Sementara itu, Veda tampil konsisten sepanjang paruh pertama kompetisi. Ia berhasil mengamankan dua podium finis ketiga masing-masing pada GP Brasil dan GP Prancis, pencapaian yang membuat namanya semakin diperhitungkan di persaingan Moto3.

Tak hanya di klasemen umum, duel keduanya juga terjadi di klasemen rookie Moto3 2026. Veda menempati posisi kedua rookie terbaik, sedangkan Hakim Danish berada tepat di belakangnya di peringkat ketiga.

Keduanya masih tertinggal dari Brian Uriarte yang memimpin klasemen rookie dengan raihan 127 poin. Uriarte juga menjadi satu-satunya rookie yang telah membukukan dua kemenangan musim ini.

Di balik perkembangan pesat Hakim Danish, terdapat sosok mantan pembalap Grand Prix Malaysia, Zulfahmi Khairuddin, yang kini berperan sebagai mentor. Menurut Zulfahmi, perannya terhadap Danish mulai berubah seiring meningkatnya pengalaman sang pembalap di level Moto3.

Dengan bekal dua podium dan satu kemenangan dari 11 balapan, Danish dinilai menunjukkan perkembangan signifikan pada musim debutnya. Meski demikian, secara keseluruhan Veda masih berada di posisi yang lebih menguntungkan berkat konsistensi meraih poin di hampir setiap seri.

Memasuki paruh kedua Moto3 2026, persaingan keduanya diprediksi semakin sengit. Selisih hanya empat poin membuat satu balapan saja bisa mengubah posisi klasemen. Konsistensi, strategi tim, serta kemampuan memanfaatkan setiap peluang podium diperkirakan akan menjadi penentu siapa yang finis sebagai rookie Asia terbaik musim ini. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Moto3 2026 rookie Moto3 klasemen Moto3 hakim danish Veda Ega