ITDC dan BWS Benahi Irigasi KEK Mandalika, Antisipasi Banjir Lumpur Jelang MotoGP 2026

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:15 WIB
ITDC bersama BWS Nusa Tenggara I memperbaiki jaringan irigasi di KEK Mandalika. (Antara)
ITDC bersama BWS Nusa Tenggara I memperbaiki jaringan irigasi di KEK Mandalika. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) berkolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I melakukan perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi untuk mengurangi risiko banjir lumpur saat musim hujan sekaligus mendukung kesiapan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026.

Pengerjaan difokuskan di sektor barat KEK Mandalika, membentang dari kawasan depan Sirkuit Internasional Mandalika hingga ke arah barat. Penentuan lokasi didasarkan pada hasil evaluasi musim hujan sebelumnya yang menunjukkan kawasan tersebut sempat mengalami genangan air dan banjir lumpur.

Dalam pelaksanaannya, ITDC tidak hanya berkoordinasi dengan BWS Nusa Tenggara I, tetapi juga menggandeng Pemerintah Desa Kuta. Keterlibatan pemerintah desa dilakukan untuk memperkuat pengawasan di lapangan sehingga proses perbaikan berjalan sesuai dengan kebutuhan.

General Manager The Mandalika, I Made Pari Wijaya, mengatakan pemeliharaan jaringan irigasi menjadi langkah preventif sebelum memasuki musim penghujan pada akhir tahun.

"Upaya itu juga untuk mengantisipasi genangan dan banjir lumpur saat musim hujan. BWS melalui programnya melakukan pemeliharaan dengan perbaikan irigasi tersebut sebelum tiba musim penghujan akhir tahun ini," ujarnya di Lombok Tengah, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan sepenuhnya berada di bawah kewenangan BWS, sementara ITDC melakukan pemantauan terhadap saluran irigasi yang berada di dalam kawasan KEK Mandalika.

"Pengerjaan ini sepenuhnya bergantung pada BWS, sedangkan kami memantau saluran irigasi yang berada di dalam kawasan. Dengan sistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir, kami harapkan dampak banjir lumpur bisa diminimalisir serendah mungkin," katanya.

Integrasi sistem drainase dari wilayah hulu hingga hilir diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengendalian aliran air ketika curah hujan tinggi. Dengan demikian, potensi genangan maupun banjir lumpur dapat ditekan sehingga tidak mengganggu aktivitas di kawasan.

Perbaikan infrastruktur tersebut juga diharapkan memberikan perlindungan yang lebih optimal terhadap fasilitas di sekitar Sirkuit Internasional Mandalika. Selain menjaga kesiapan arena balap, upaya itu ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat maupun penonton yang akan menghadiri MotoGP Indonesia 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
itdc