Usai Menang di Estoril, Kiandra Ramadhipa Optimistis Hadapi Tiga Seri Penentu Moto3 Junior 2026

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 14:21 WIB
Muhammad Kiandra Ramadhipa memanfaatkan jeda kompetisi 2026. (JawaPos.com)
Muhammad Kiandra Ramadhipa memanfaatkan jeda kompetisi 2026. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa menilai persaingan Kejuaraan Dunia Moto3 Junior musim 2026 berlangsung jauh lebih ketat dibandingkan musim sebelumnya. Menurutnya, kualitas para pembalap kini semakin merata sehingga tidak ada lagi sosok yang benar-benar mendominasi jalannya kompetisi.

Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu mengatakan perbedaan paling mencolok dibanding musim lalu terletak pada pemerataan kemampuan seluruh peserta. Kondisi tersebut membuat setiap balapan berlangsung lebih kompetitif.

"Kalau di Moto3 Junior semuanya rata. Levelnya lebih tinggi dan lebih merata daripada tahun lalu. Tahun lalu, masih ada Hakim Danish, Veda Ega Pratama, dan beberapa pembalap yang satu tingkat di atas. Tahun ini lebih rata dan sengit, itu perbedaannya," ujar Ramadhipa, Jumat (31/7/2026), dikutip Antara.

Menurut pembalap bernomor 32 tersebut, tidak adanya pembalap yang terlalu dominan membuat konsistensi menjadi faktor yang sangat menentukan. Selisih kemampuan antarpembalap sangat tipis sehingga kesalahan sekecil apa pun dapat berpengaruh terhadap hasil akhir balapan.

Pada musim debutnya di Moto3 Junior, Ramadhipa mampu menunjukkan daya saing dengan meraih kemenangan di Sirkuit Estoril, Portugal. Hasil tersebut menjadi salah satu modal penting dalam persaingan musim ini.

Hingga putaran terakhir sebelum jeda kompetisi, pembalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu telah mengoleksi 64 poin dan menempati peringkat kelima klasemen sementara.

Capaian tersebut membuat peluang Ramadhipa untuk memperbaiki posisi klasemen masih terbuka. Apalagi, tiga putaran tersisa akan digelar di sirkuit yang sudah pernah ia jajal sebelumnya.

Ramadhipa mengaku lebih percaya diri menghadapi lanjutan musim karena telah memiliki pengalaman di seluruh lintasan yang akan digunakan. Fokus utamanya kini adalah menemukan setelan motor yang sesuai agar mampu tampil maksimal.

"Di sisa tiga seri ini saya sudah pernah balapan di semua sirkuitnya. Tinggal adaptasi dengan setelan motor saja. Saya optimistis hasilnya positif," katanya.

Selain berkompetisi di Moto3 Junior, Ramadhipa juga menjalani musim 2026 di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup. Ia mengawali musim dengan hasil impresif setelah memenangi balapan kedua seri pembuka di Jerez, Spanyol.

Performa positif itu berlanjut saat dirinya berhasil finis di podium ketiga pada salah satu balapan di Sachsenring, Jerman.

Prestasi tersebut menjadi lanjutan tren positif setelah musim debutnya di Red Bull MotoGP Rookies Cup tahun lalu. Saat itu, Ramadhipa menutup kejuaraan di posisi kedelapan klasemen akhir dengan koleksi 102 poin, termasuk satu kali finis sebagai runner-up di Sachsenring.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
kiandra ramadhipa