RADARBANYUWANGI.ID - Mayoritas pembalap MotoGP asal Spanyol memilih menetap di Andorra karena menawarkan tarif pajak yang lebih rendah. Namun, keputusan berbeda diambil juara dunia MotoGP Marc Marquez yang tetap memilih tinggal di negaranya sendiri.
Bagi Marquez, pertimbangan utama dalam menentukan tempat tinggal bukanlah keuntungan finansial. Pembalap berusia 33 tahun tersebut lebih mengutamakan kenyamanan, akses terhadap fasilitas medis, hingga sarana latihan yang mampu menunjang performanya di lintasan balap.
Sebelumnya, Marquez sempat menetap cukup lama di kampung halamannya di Cervera. Setelah mengalami cedera serius yang memengaruhi perjalanan kariernya, ia kemudian memutuskan pindah ke Madrid agar lebih mudah memperoleh layanan kesehatan, fisioterapis, serta fasilitas latihan berteknologi tinggi.
Marquez juga pernah mencoba tinggal di Andorra selama sekitar dua bulan pada musim dingin. Namun, pengalaman tersebut justru membuatnya semakin yakin bahwa Spanyol merupakan tempat terbaik untuk mendukung kebutuhan fisik maupun mentalnya sebagai atlet profesional.
Dikutip dari Crash.net, Marquez menyampaikan pandangannya kepada media pada Jumat (24/7/2026) di sela agenda akhir pekan balapan.
"Memang benar, ini (kebijakan pajak Andorra) membantu, tetapi, saya merasa nyaman di Spanyol, dan saya ingin tinggal di tempat yang saya rasa dapat memberi saya yang terbaik untuk tampil maksimal di sirkuit. Saya tidak melakukan ini untuk menyampaikan pesan apa pun. Saya melakukan hal-hal di atas motor untuk menyampaikan pesan, yang ini saya lakukan sesuai perasaan saya. Saya juga memberi tahu Anda, saya menyadari ke mana pajak pergi dan ke mana tidak."
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keputusan Marquez tetap tinggal di Spanyol tidak dimaksudkan sebagai bentuk kampanye atau pesan tertentu. Ia menilai setiap pilihan yang diambil semata-mata didasarkan pada kebutuhan untuk menjaga performa sebagai pembalap profesional.
Komitmen bermarkas di Madrid pun dinilai berkontribusi terhadap proses kebangkitan kariernya. Kedekatan dengan fasilitas medis, program pemulihan, dan pusat latihan membantu Marquez mempertahankan kondisi fisik optimal sehingga mampu kembali bersaing di barisan depan MotoGP.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Crash.net