RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap muda Gresini Racing, Fermin Aldeguer, akhirnya buka suara mengenai keputusan Ducati yang memilih Pedro Acosta sebagai pendamping Marc Marquez di tim pabrikan MotoGP musim depan. Meski namanya sempat masuk dalam kandidat, Aldeguer mengaku tidak merasa kecewa.
Dilansir dari GPone, Aldeguer memahami keputusan strategis Ducati yang ingin mempertahankan komposisi pembalap terbaik untuk menghadapi persaingan MotoGP. Menurutnya, langkah pabrikan asal Borgo Panigale tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang.
Pernyataan itu disampaikan Aldeguer dalam wawancara eksklusif bersama radio lokal Spanyol, Onda Regional de Murcia. Wawancara tersebut berlangsung di kediamannya di Murcia saat jeda paruh musim panas MotoGP Juli 2026.
Saat itu, pembalap berusia 21 tahun tersebut masih menjalani proses pemulihan cedera retak tulang belakang T7 yang dialami saat Grand Prix Belanda. Cedera tersebut membuat Aldeguer harus melewatkan balapan di Assen dan Sachsenring.
"Sekarang ini saya sangat dibatasi untuk bisa berlatih dan benar-benar hampir tidak bisa melakukan apa-apa. Jadi saya butuh waktu dan ketenangan," ujar Aldeguer.
Selain membahas kondisi fisiknya, Aldeguer juga menanggapi kabar bursa transfer MotoGP yang menempatkan Pedro Acosta sebagai pilihan Ducati untuk mengisi posisi tim utama bersama Marc Marquez.
Menurut Aldeguer, keputusan Ducati memilih Acosta bukan sesuatu yang perlu disesalkan. Ia menilai Acosta memang memiliki kualitas yang membuatnya layak mendapatkan kesempatan tersebut.
"Saya masih punya banyak waktu untuk bisa sampai ke sana (tim pabrikan). Saya mengerti mengapa mereka memilih Pedro, karena mereka ingin memiliki pembalap-pembalap terbaik di grid," jelas Aldeguer.
Aldeguer juga melihat keputusan Ducati sebagai upaya mengamankan masa depan tim. Menurutnya, pabrikan tersebut memiliki banyak pertimbangan, termasuk usia karier Marc Marquez dan potensi para pembalap muda.
"Anda memiliki Acosta di satu sisi, lalu seorang Marquez yang bisa saja besok mengatakan cukup (pensiun), dan seorang Fermin Aldeguer yang selalu memiliki opsi untuk naik ke sana. Saya pikir mereka ingin mengamankan yang terbaik," katanya.
Meski belum mendapat kesempatan memperkuat tim pabrikan, Aldeguer tetap menyimpan ambisi besar untuk mencapai level tersebut. Ia percaya peluang masih terbuka karena perjalanan kariernya di MotoGP masih panjang.
Bahkan, ketika ditanya mengenai kemungkinan duet dua pembalap asal Murcia, Acosta dan Aldeguer, memperkuat Ducati di masa depan, ia memberikan respons positif.
"Saya yakin itu akan terjadi suatu hari nanti. Salah satu tujuan utama saya adalah berada di tim pabrikan Ducati, dan saya pikir Pedro masih memiliki banyak tahun di depan sana. Jadi peluang itu tentu ada," ungkapnya.
Aldeguer saat ini memilih fokus memulihkan kondisi fisik sebelum kembali tampil maksimal bersama Gresini Racing. Ia berharap performanya di lintasan dapat menjadi modal penting untuk membuka jalan menuju kursi tim pabrikan Ducati pada masa mendatang.
Editor : Lugas Rumpakaadi