RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama belum menunjukkan performa terbaiknya pada sesi Free Practice 2 (FP2) Moto3 Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring, Sabtu (11/7/2026).
Veda mengakhiri sesi di peringkat ke-20 setelah membukukan waktu tercepat 1 menit 26,552 detik.
Catatan tersebut terpaut sekitar 1,179 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles (KTM), yang mencetak waktu 1 menit 25,373 detik.
Pada sesi FP2, dominasi KTM masih terlihat. Maximo Quiles memimpin di depan Brian Uriarte dan Marco Morelli.
Sementara posisi empat hingga sepuluh ditempati Guido Pini, Adrian Fernandez, Rico Salmela, Leo Rammerstorfer, Joel Kelso, Ryusei Yamanaka, dan Matteo Bertelle.
Meski berada di posisi ke-20, hasil tersebut belum sepenuhnya mencerminkan potensi Veda.
Pengamat MotoGP Podcast Satu Trek, Bang Aco, menilai tim sengaja memanfaatkan sesi latihan untuk mengumpulkan data balapan, bukan mengejar catatan waktu satu putaran tercepat.
"Menu Veda Ega Pratama hari Sabtu hanya melakukan simulasi balap. Suhu belum optimal. Race pace enggak dapat jadinya. Set up yang dipakai sekarang tidak sesuai dengan kondisi trek. Lihat kualifikasi nanti. Harapannya Veda ada di row kedua," ujar Bang Aco.
Analisis tersebut menunjukkan bahwa tim masih mencari pengaturan motor yang paling sesuai dengan karakter lintasan dan perubahan temperatur di Sachsenring.
Kondisi tersebut membuat simulasi pace balapan belum menghasilkan data yang ideal.
Editor : Lugas Rumpakaadi