RADARBANYUWANGI.ID - Unggahan video Honda Team Asia yang memperlihatkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengendarai Honda CBR600 di Sirkuit Alcarras, Spanyol, sempat memancing beragam spekulasi.
Video yang dipublikasikan pada 7 Juli 2026 itu membuat sebagian warganet menduga Veda tengah dipersiapkan untuk naik kelas ke ajang Moto2.
Namun, anggapan tersebut dipastikan tidak benar.
Honda Team Asia menegaskan bahwa sesi latihan tersebut merupakan bagian dari program persiapan menghadapi seri Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, bukan sebagai tanda promosi ke kelas yang lebih tinggi.
Latihan berlangsung pada Sabtu (4/7/2026) di Sirkuit Alcarras.
Pemilihan Honda CBR600 dilakukan karena regulasi tidak mengizinkan penggunaan motor prototipe Moto3 di luar jadwal uji coba resmi.
Oleh sebab itu, tim memanfaatkan motor sport produksi massal sebagai sarana latihan fisik dan teknik.
Motor bermesin 600 cc yang memiliki bobot sekitar 160 hingga 180 kilogram dipilih untuk memberikan beban lebih besar kepada pembalap.
Latihan dengan motor yang lebih berat diyakini mampu meningkatkan kekuatan otot, daya tahan tubuh, sekaligus kemampuan mengendalikan motor dalam berbagai kondisi.
Dengan kondisi fisik yang semakin kuat, Veda diharapkan lebih mudah mengendalikan motor Moto3 yang hanya memiliki bobot sekitar 84 kilogram saat tampil di Sachsenring.
Adaptasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan stabilitas, kelincahan, serta konsistensi selama balapan.
Perwakilan teknis Honda Team Asia menegaskan bahwa program tersebut sepenuhnya berorientasi pada peningkatan performa pembalap.
"Latihan dengan motor berkapasitas 600 cc ini dirancang khusus untuk meningkatkan kekuatan otot, daya tahan tubuh, serta sensitivitas pengereman pembalap sebelum kembali ke lintasan resmi Moto3," tegas perwakilan teknis Honda Team Asia dalam keterangan resmi di area paddock Sirkuit Alcarras, Spanyol, Sabtu (4/7/2026).
Karakter Sirkuit Alcarras yang berliku dengan kontur naik turun juga memberikan tantangan tersendiri.
Kondisi tersebut dimanfaatkan tim untuk menjaga ketajaman visual, insting balap, serta kemampuan membaca lintasan dalam kecepatan tinggi.
Kini, fokus Veda Ega Pratama sepenuhnya tertuju pada seri Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring.
Pembalap muda Indonesia itu berupaya memperbaiki posisinya di klasemen sekaligus memburu hasil terbaik, termasuk peluang meraih podium pada balapan berikutnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi