RADARBANYUWANGI.ID – Seri ke-10 Kejuaraan Dunia Moto3 2026 di Sirkuit Assen menghadirkan hasil yang kontras bagi dua pembalap yang tengah menjadi sorotan. Maximo Quiles tampil dominan dengan merebut kemenangan, sementara pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah gagal finis (DNF), Minggu (28/6/2026).
Kemenangan di Grand Prix Belanda menjadi modal berharga bagi Maximo Quiles dalam perburuan gelar juara dunia musim ini. Tambahan 25 poin membuat pembalap asal Spanyol tersebut semakin nyaman memimpin klasemen sementara dengan koleksi 211 poin.
Sebaliknya, Veda Ega gagal memanfaatkan momentum untuk memangkas jarak dengan para rivalnya setelah tidak mampu menyelesaikan balapan di Assen.
Balapan berlangsung ketat sejak lampu start dipadamkan. Maximo Quiles tampil konsisten menjaga ritme di barisan depan hingga akhirnya menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 33 menit 51,801 detik.
David Almansa mengamankan posisi kedua setelah tampil stabil sepanjang balapan. Sementara Marco Morelli melengkapi podium usai finis di urutan ketiga.
Persaingan di kelompok depan juga diwarnai penampilan impresif Valentin Perrone, Rico Salmela, Joel Kelso, Jesus Rios, Adrian Fernandez, Brian Uriarte, hingga pembalap Malaysia Hakim Danish yang menutup posisi 10 besar.
Di luar sepuluh besar, Casey O'Gorman finis di posisi ke-11, diikuti Joel Esteban, Ryusei Yamanaka, Matteo Bertelle, Guido Pini, Eddie O'Shea, Scott Ogden, Leo Rammerstorfer, dan Nicola Carraro.
Veda Kehilangan Momentum
Harapan publik Indonesia melihat Veda Ega Pratama kembali meraih poin harus pupus. Rider Honda Team Asia tersebut menjadi salah satu pembalap yang gagal menyelesaikan balapan akibat insiden yang membuatnya tidak mampu mencapai garis finis.
Selain Veda, beberapa pembalap lain yang juga berstatus DNF adalah Marcos Uriarte, Alvaro Carpe, Cormac Buchanan, Jacob Roulstone, dan Adrian Cruces.
Meski gagal membawa pulang poin dari Assen, posisi Veda di klasemen sementara belum berubah signifikan. Pembalap muda asal Indonesia itu masih bertahan di peringkat keenam dengan koleksi 82 poin.
Namun, kegagalan tersebut membuat selisih poin dengan kelompok lima besar semakin sulit dikejar apabila tidak segera bangkit pada seri berikutnya.
Klasemen Sementara Moto3 2026
Kemenangan di Assen membuat Maximo Quiles semakin kokoh di puncak klasemen dengan 211 poin.
Alvaro Carpe masih menempati posisi kedua dengan 121 poin, disusul David Almansa yang mengoleksi 109 poin.
Marco Morelli berada di posisi keempat dengan 102 poin, sementara Brian Uriarte melengkapi lima besar setelah mengumpulkan 99 poin.
Veda Ega Pratama bertahan di posisi keenam dengan 82 poin. Hakim Danish dan Valentin Perrone sama-sama mengoleksi 79 poin, sedangkan David Muñoz berada di posisi kesembilan dengan 52 poin. Guido Pini menutup 10 besar klasemen sementara dengan 49 poin.
Fokus Bangkit di Sachsenring
Usai menyelesaikan seri Belanda, seluruh pembalap kini mengalihkan fokus ke Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring.
Sesi kualifikasi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 18.00 WIB. Balapan utama akan digelar sehari kemudian, Minggu, 12 Juli 2026 mulai pukul 16.00 WIB.
Setelah Sachsenring, kalender Moto3 2026 masih menyisakan sejumlah seri penting, termasuk Inggris, Aragon, San Marino, Austria, Jepang, hingga Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika pada Oktober mendatang.
Bagi Veda Ega Pratama, rangkaian balapan tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengumpulkan poin sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara. Konsistensi pada paruh kedua musim akan menjadi kunci jika ingin tetap bersaing dengan para pembalap papan atas dalam perebutan gelar Moto3 2026. (*)
Editor : Ali Sodiqin