RADARBANYUWANGI.ID – Nasib kurang beruntung dialami Veda Ega Pratama pada seri Moto3 2026 di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, Minggu (7/6). Pebalap Honda Team Asia tersebut gagal menambah poin setelah terkena hukuman long lap penalty, sehingga harus merosot ke posisi keenam klasemen sementara kejuaraan dunia Moto3 2026.
Hasil balapan di Balaton Park menjadi pukulan bagi pembalap muda Indonesia itu. Sebelum seri ini berlangsung, Veda masih berada di posisi ketiga klasemen. Namun, kegagalan meraih poin membuat koleksinya tertahan di angka 71 poin dan turun tiga peringkat.
Sementara itu, posisi puncak klasemen masih dikuasai secara dominan oleh Máximo Quiles. Pebalap asal Spanyol tersebut kini mengoleksi 170 poin dan semakin menjauh dari para rivalnya dalam perburuan gelar juara dunia Moto3 musim ini.
Di belakang Quiles, Álvaro Carpe tetap bertahan di posisi kedua dengan 111 poin. Tambahan poin dari hasil finis podium ketiga pada balapan Balaton Park membuat jaraknya dengan para pesaing di bawahnya semakin aman.
Perubahan signifikan justru terjadi di posisi tiga besar. Marco Morelli berhasil naik ke urutan ketiga klasemen dengan 77 poin, menggeser posisi yang sebelumnya ditempati Veda. Morelli kini unggul enam poin atas David Almansa yang mengumpulkan 76 poin.
Long Lap Penalty Jadi Titik Balik
Balapan sebenarnya diawali cukup menjanjikan bagi Veda. Meski harus menjalani hukuman long lap penalty, ia masih mampu menembus posisi keenam pada tikungan-tikungan awal.
Namun, penalti tersebut berdampak besar terhadap ritme balapnya. Ketika memasuki lap keempat, jarak dengan rombongan depan semakin melebar dan membuatnya kesulitan bersaing untuk memperebutkan poin.
Situasi itu membuat Veda kehilangan momentum yang selama ini menjadi salah satu kekuatannya sepanjang musim 2026. Hingga garis finis, pebalap binaan Astra Honda tersebut tidak mampu masuk zona penghasil poin.
Kegagalan di Balaton Park sekaligus mengakhiri tren positif yang sebelumnya membuat Veda konsisten berada di jajaran atas klasemen. Padahal, musim ini ia beberapa kali menunjukkan performa kompetitif dan mampu bersaing dengan para pebalap papan atas Moto3.
Meski turun ke posisi keenam, peluang Veda untuk kembali merangsek ke papan atas klasemen masih terbuka. Selisih poin dengan posisi ketiga relatif tipis, hanya enam angka, sehingga persaingan diprediksi tetap berlangsung ketat pada seri-seri berikutnya.
Klasemen Sementara Moto3 2026
-
Máximo Quiles – 170 poin
-
Álvaro Carpe – 111 poin
-
Marco Morelli – 77 poin
-
David Almansa – 76 poin
-
Brian Uriarte – 72 poin
-
Veda Ega Pratama – 71 poin
-
Valentín Perrone – 60 poin
-
David Muñoz – 52 poin
-
Guido Pini – 48 poin
-
Hakim Danish – 48 poin
-
Adrián Cruces – 42 poin
-
Joel Esteban – 41 poin
-
Matteo Bertelle – 36 poin
-
Rico Salmela – 35 poin
-
Eddie O'Shea – 35 poin
-
Casey O'Gorman – 34 poin
-
Jesús Ríos – 24 poin
-
Joel Kelso – 22 poin
-
Scott Ogden – 20 poin
-
Adrián Fernández – 19 poin
-
Ryusei Yamanaka – 11 poin
-
Leo Rammerstorfer – 4 poin
-
Marcos Uriarte – 3 poin
-
Cormac Buchanan – 2 poin
-
Zen Mitani – 2 poin
-
Ruché Moodley – 1 poin
-
Nicola Carraro – 0 poin
Dengan masih banyak seri tersisa, Veda Ega Pratama tetap memiliki kesempatan besar untuk kembali menembus tiga besar klasemen. Namun, konsistensi dan kemampuan menghindari kesalahan akan menjadi kunci utama jika ingin terus menjaga asa bersaing dalam perebutan gelar Moto3 2026. (*)
Editor : Ali Sodiqin