Veda Ega Pratama Bisa Cetak Sejarah di Moto3 Italia 2026, Peluang Rookie Indonesia Tembus 3 Besar Dunia Terbuka

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 29 Mei 2026 | 10:30 WIB
Peluang Veda Ega Pratama Tembus 3 Besar Klasemen Moto3 (Instagram/veda_54)
Peluang Veda Ega Pratama Tembus 3 Besar Klasemen Moto3 (Instagram/veda_54)

RADARBANYUWANGI.ID - Peluang besar tengah terbuka di depan mata Veda Ega Pratama. Rookie sensasional asal Indonesia itu kini berpotensi mencetak sejarah baru di ajang Moto3 World Championship musim 2026.

Menjelang seri Moto3 Italia di Sirkuit Mugello akhir pekan ini, pembalap muda milik Honda Team Asia tersebut berada di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 58 poin.

Hasil itu membuat Veda bukan hanya menjadi rookie terbaik musim ini, tetapi juga mulai masuk dalam persaingan papan atas klasemen dunia Moto3.

Balapan Moto3 Italia 2026 yang berlangsung pada 29-31 Mei di Mugello, Scarperia e San Piero, Italia, dipandang sebagai momentum penting bagi Veda untuk memangkas jarak poin sekaligus membuka peluang menembus tiga besar klasemen.

Bahkan secara matematis, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu masih memiliki peluang melesat hingga posisi kedua dunia jika mampu memaksimalkan hasil di Mugello.

Pencapaian tersebut tentu akan menjadi sejarah besar bagi dunia balap Indonesia, mengingat Veda baru menjalani musim debutnya di level Grand Prix.

Namun performa luar biasa Veda sepanjang Moto3 2026 memang membuat banyak pihak mulai percaya bahwa talenta muda Indonesia itu mampu melampaui ekspektasi.

Di tengah ketatnya persaingan Moto3 yang dikenal brutal dan sulit diprediksi, Veda tampil sangat konsisten.

Salah satu momen paling bersejarah terjadi saat seri Moto3 Brasil 2026. Kala itu, Veda sukses finis di posisi ketiga dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu meraih podium di ajang Grand Prix Moto3.

Hasil tersebut langsung mengangkat nama Veda di paddock MotoGP dunia.

Tak berhenti di Brasil, pembalap berusia 17 tahun itu terus menunjukkan performa stabil di seri-seri berikutnya.

Veda finis kelima di Thailand, posisi keenam di Spanyol, peringkat keempat di Prancis, serta finis kedelapan di Catalunya.

Satu-satunya hasil buruk datang di Moto3 Amerika setelah ia mengalami crash pada awal balapan dan gagal finis.

Namun di luar itu, konsistensi Veda menjadi salah satu yang terbaik di antara para rookie musim ini.

Kini, Veda mengoleksi 58 poin, jumlah yang sama dengan pembalap CFMoto Aspar Team, Marco Morelli.

Di atasnya masih ada Álvaro Carpe dengan 73 poin dan Adrián Fernández yang mengumpulkan 76 poin.

Sementara posisi puncak klasemen masih dikuasai dominator musim ini, Máximo Quiles, dengan raihan fantastis 140 poin.

Quiles sejauh ini tampil nyaris sempurna. Ia menjadi satu-satunya rider yang selalu naik podium sepanjang Moto3 2026 dengan catatan empat kemenangan dan dua runner-up.

Meski demikian, perebutan posisi di bawah Quiles masih sangat terbuka, termasuk untuk Veda.

Skenario besar itu bisa terjadi jika Veda mampu memenangkan Moto3 Italia 2026.

Kemenangan di Mugello akan memberinya tambahan 25 poin sehingga total koleksinya menjadi 83 poin.

Namun syarat lain juga harus terpenuhi. Adrián Fernández minimal harus finis di posisi 10 atau lebih buruk agar tidak tetap unggul dari Veda. Sedangkan Álvaro Carpe wajib finis maksimal posisi ketujuh.

Jika semua skenario tersebut terjadi, maka Veda berpotensi langsung melonjak ke posisi kedua klasemen sementara Moto3 2026.

Meski peluang itu terbuka, tantangan di Mugello dipastikan tidak mudah.

Fernández, Carpe, hingga Morelli sama-sama tampil kuat musim ini dan beberapa kali naik podium.

Fernández tercatat dua kali finis runner-up di GP Spanyol dan Prancis. Carpe pernah menjadi runner-up di Catalunya dan finis ketiga di Amerika.

Sedangkan Marco Morelli sukses meraih posisi kedua di Moto3 Brasil.

Persaingan dipastikan semakin ketat karena Mugello dikenal sebagai salah satu sirkuit paling teknikal dan cepat dalam kalender Moto3.

Karakter lintasan dengan trek lurus panjang dan tikungan flowing membuat balapan di Italia hampir selalu berlangsung agresif hingga lap terakhir.

Menariknya, Mugello bukan trek asing bagi Veda. Ia pernah tampil impresif di lintasan tersebut saat masih berlaga di kompetisi junior, termasuk di Red Bull MotoGP Rookies Cup.

Pengalaman itu bisa menjadi modal penting bagi Veda untuk tampil kompetitif akhir pekan ini.

Balapan utama Moto3 Italia 2026 dijadwalkan berlangsung Minggu, 31 Mei 2026 pukul 16.00 WIB dan disiarkan langsung melalui Trans7 serta SPOTV 2.

Sebelumnya, para pembalap akan menjalani rangkaian latihan bebas dan sesi kualifikasi mulai Jumat hingga Sabtu.

Berikut klasemen sementara Moto3 2026 jelang GP Italia:

  1. Máximo Quiles – 140 poin

  2. Adrián Fernández – 76 poin

  3. Álvaro Carpe – 73 poin

  4. Marco Morelli – 58 poin

  5. Veda Ega Pratama – 58 poin

  6. Valentín Perrone – 56 poin

  7. David Almansa – 52 poin

  8. Guido Pini – 46 poin

  9. Brian Uriarte – 42 poin

  10. David Muñoz – 38 poin

Dengan performa yang terus meningkat dan mental bertarung yang matang, Mugello kini bisa menjadi titik penting perjalanan karier Veda Ega Pratama sekaligus momentum lahirnya sejarah baru balap motor Indonesia di level dunia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Moto3 Italia 2026 klasemen Moto3 Honda Team Asia mugello veda ega pratama