Brian Uriarte Ancam Dominasi Veda Ega di Moto3 Italia 2026, Rival Rookie KTM Ajo Bidik Podium Mugello

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 29 Mei 2026 | 09:30 WIB
Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian setelah tampil impresif pada Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu, 17 Mei 2026. (Tangkapan layar instagram@veda_54---)
Veda Ega Pratama. (Tangkapan layar instagram@veda_54---)

RADARBANYUWANGI.ID - Persaingan perebutan status rookie terbaik di Moto3 World Championship musim 2026 dipastikan kembali memanas akhir pekan ini. Seri Moto3 Italia di Sirkuit Mugello bakal menjadi panggung duel sengit antara dua rookie paling bersinar musim ini, Veda Ega Pratama dan Brian Uriarte.

Menjelang balapan yang berlangsung pada 29-31 Mei, Brian Uriarte secara terbuka menegaskan tekadnya untuk membuktikan bahwa dirinya mampu konsisten bersaing di barisan depan dan bukan sekadar tampil sesaat.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal ancaman serius bagi Veda Ega Pratama yang saat ini masih memimpin klasemen rookie Moto3 2026.

Rider milik Honda Team Asia itu memang tampil paling menonjol di antara delapan rookie musim ini. Hingga enam seri berjalan, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, sukses mencatatkan satu podium dan konsisten finis di zona 10 besar.

Veda bahkan langsung mencuri perhatian dunia balap setelah finis podium ketiga pada GP Brasil, hasil yang membuat namanya mulai diperhitungkan di paddock Moto3.

Meski sempat gagal finis di GP Amerika, performa stabil Veda tetap membuatnya kokoh di puncak klasemen rookie dengan koleksi 58 poin.

Namun posisi tersebut kini mulai mendapat tekanan dari Brian Uriarte, rookie andalan Red Bull KTM Ajo yang perlahan menunjukkan peningkatan performa signifikan.

Pembalap Spanyol itu saat ini menempati posisi kedua klasemen rookie dengan raihan 42 poin atau terpaut 16 angka dari Veda.

Momentum kebangkitan Uriarte terlihat jelas pada GP Catalunya pekan lalu. Didikan mantan manajer Marc Marquez, Emilio Alzamora, tersebut tampil impresif sejak sesi awal balapan.

Memulai race dari posisi ketiga, Uriarte mampu beberapa kali memimpin jalannya lomba dan terlibat duel ketat dengan David Almansa dari IntactGP.

Walau akhirnya gagal naik podium dan harus puas finis keempat, penampilan kompetitif Uriarte dianggap menjadi salah satu sinyal kuat bahwa dirinya mulai nyaman di level Moto3.

Kini, Mugello akan menjadi pembuktian berikutnya.

“Minggu lalu kami menunjukkan bahwa kami bisa bersaing dengan para pembalap terdepan,” ujar Uriarte, dikutip dari laman resmi KTM Ajo.

“Jadi sekarang saatnya untuk membuktikan bahwa itu bukan hanya kejadian sekali saja,” lanjut pembalap muda Spanyol tersebut.

Uriarte mengaku memiliki modal positif dari performa di Catalunya untuk menghadapi tantangan besar di Mugello, salah satu sirkuit paling teknikal dan cepat dalam kalender Moto3.

Menurutnya, progres adaptasi bersama tim berjalan sangat baik sehingga ia optimistis mampu meningkatkan hasil terbaiknya musim ini.

“Kami bekerja dengan baik, tim banyak membantu saya untuk mempermudah adaptasi, jadi kita lihat apa yang bisa kita raih di Italia,” ujarnya.

Tak sekadar mengejar poin, Uriarte secara tersirat mengincar podium pertama musim ini demi memperpendek jarak dengan Veda di klasemen rookie.

“Kami belajar banyak dari semua situasi di Barcelona, jadi kami akan mencoba membangunnya dan meningkatkan hasil terbaik kami saat ini yaitu posisi keempat,” tambahnya.

Mugello sendiri diprediksi bakal menjadi ujian berat bagi para rookie. Karakter lintasan cepat dengan tikungan flowing serta trek lurus panjang membuat balapan Moto3 di Italia hampir selalu berlangsung sangat agresif dan ketat hingga lap terakhir.

Sirkuit ini juga terkenal sering menghadirkan duel slipstream dramatis dan finis tipis antarpembalap.

Bagi Veda, Mugello sebenarnya bukan lintasan asing. Pembalap Indonesia tersebut pernah mencicipi kemenangan di trek yang sama saat tampil di ajang junior.

Pengalaman itu bisa menjadi modal penting untuk menjaga dominasinya di klasemen rookie Moto3.

Namun ancaman dari Uriarte jelas tidak bisa diremehkan. Selain memiliki kecepatan kompetitif, pembalap KTM Ajo itu juga mulai menunjukkan keberanian duel dan kemampuan membaca ritme balapan.

Persaingan keduanya diprediksi akan menjadi salah satu cerita utama Moto3 Italia 2026.

Selain Veda dan Uriarte, rookie lain seperti Hakim Danish juga masih berupaya menjaga peluang dalam perebutan status rookie terbaik musim ini.

Berikut klasemen rookie Moto3 2026 jelang GP Italia:

  1. Veda Ega Pratama – 58 poin

  2. Brian Uriarte – 42 poin

  3. Hakim Danish – 27 poin

  4. Casey O'Gorman – 22 poin

  5. Rico Salmela – 21 poin

  6. Jesus Rios – 8 poin

  7. Leo Rammerstorfer – 2 poin

  8. Zen Mitani – 0 poin

Dengan momentum yang dimiliki kedua rider, duel Veda Ega dan Brian Uriarte di Mugello diprediksi menjadi salah satu pertarungan paling menarik dalam lanjutan Moto3 2026 akhir pekan ini. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Moto3 Italia 2026 klasemen rookie Moto3 mugello veda ega pratama Brian Uriarte