Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Klasemen Rookie Moto3 2026 Terbaru: Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak, Bintang Indonesia Bikin Dunia Melirik

Ali Sodiqin • Kamis, 14 Mei 2026 | 21:50 WIB
Veda Ega Pratama berjuang dalam sesi kualifikasi Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez. (Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama memimpin klasemen rookie Moto3 2026 usai GP Le Mans dengan 50 poin dan makin diperhitungkan di dunia balap. (Honda Team Asia)

RADARBANYUWANGI.ID - Nama Veda Ega Pratama semakin sulit diabaikan di panggung Moto3 2026. Pembalap muda Indonesia itu kini bukan hanya sekadar debutan sensasional, tetapi mulai menjelma menjadi ancaman nyata di grid Moto3 dunia.

Usai GP Le Mans 2026, Veda masih kokoh di puncak klasemen Rookie of The Year Moto3 2026. Konsistensi luar biasa bersama Honda Team Asia membuat rider asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut mulai mencuri perhatian publik internasional.

Performa stabil yang terus ditunjukkan Veda menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia kini mulai memiliki pembalap yang benar-benar mampu bersaing di level grand prix dunia.

Veda Ega Pratama Pimpin Rookie Moto3 2026

Hingga lima seri pertama Moto3 2026, Veda sukses mengumpulkan total 50 poin. Catatan itu menjadi yang terbaik di antara seluruh pembalap debutan musim ini.

Tak hanya memimpin klasemen rookie, torehan tersebut juga mengangkat Veda ke posisi kelima klasemen umum Moto3 2026—prestasi luar biasa untuk pembalap tahun pertama.

Sepanjang musim berjalan, rider Honda Team Asia itu mencatatkan performa impresif dengan statistik yang sangat kompetitif:

Konsistensi tersebut membuat Veda menjadi salah satu pembalap paling stabil di grid Moto3 saat ini.

Peningkatan performanya juga terlihat jelas dari cara Veda beradaptasi di setiap sirkuit. Setelah tampil kuat di Thailand dan Brasil, ia sempat mengalami crash di Austin sebelum bangkit lewat performa solid di Jerez dan Le Mans.

Di GP Le Mans 2026, Veda kembali menunjukkan mentalitas luar biasa dengan finis di posisi keempat setelah memulai balapan dari posisi keenam saat start.

Sementara itu, klasemen umum Moto3 masih dipimpin oleh Maximo Quiles. Meski begitu, tren performa Veda dinilai menjadi salah satu yang paling menjanjikan musim ini.

Persaingan Rookie: Veda Mulai Tinggalkan Rival

Dominasi Veda di klasemen rookie mulai terlihat semakin jelas setelah GP Le Mans.

Rider Indonesia tersebut kini unggul cukup jauh dari rival-rival terdekatnya seperti Brian Uriarte dan Rico Salmela.

Brian Uriarte yang memperkuat Red Bull KTM Ajo berada di posisi kedua dengan 29 poin. Sementara Rico Salmela dari Red Bull KTM Tech3 menempati posisi ketiga dengan 21 poin.

Di posisi keempat ada pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang mengoleksi 18 poin.

Meski masih tertinggal, Hakim Danish tetap dianggap sebagai salah satu ancaman potensial apabila mampu tampil lebih konsisten pada seri-seri berikutnya.

Sementara itu, nama-nama lain seperti Casey O'Gorman dan Jesus Rios masih berusaha mengejar ketertinggalan dari papan atas klasemen rookie.

Update Klasemen Rookie Moto3 2026

Berikut klasemen rookie Moto3 2026 terbaru usai GP Le Mans:

  1. Veda Ega Pratama — 50 poin

  2. Brian Uriarte — 29 poin

  3. Rico Salmela — 21 poin

  4. Hakim Danish — 18 poin

  5. Casey O'Gorman — 16 poin

  6. Jesus Rios — 8 poin

  7. Leo Rammerstorfer — 2 poin

  8. Zen Mitani — 0 poin

Selisih poin yang cukup besar membuat Veda kini berada dalam posisi sangat ideal untuk mempertahankan status rookie terbaik musim ini.

Namun Moto3 dikenal sebagai kelas yang sangat kompetitif dan penuh kejutan. Karena itu, konsistensi akan menjadi faktor penentu hingga akhir musim.

Modal Besar Menuju Moto3 Catalunya 2026

Setelah tampil impresif di Le Mans, Veda kini bersiap menghadapi seri berikutnya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol.

Moto3 Catalunya 2026 menjadi seri penting bagi Veda untuk memperlebar jarak di klasemen rookie sekaligus menjaga posisinya di papan atas klasemen umum.

Karakter sirkuit Catalunya yang teknis diprediksi cocok dengan gaya balap Veda yang agresif namun tetap presisi dalam menjaga racing line.

Kemampuan race management yang sebelumnya dipuji manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, diyakini akan menjadi salah satu senjata utama Veda di Catalunya.

Selain itu, momentum psikologis juga sedang berpihak kepada pembalap Indonesia tersebut setelah tampil konsisten dalam dua seri terakhir.

Indonesia Mulai Diperhitungkan di Moto3 Dunia

Dominasi Veda di klasemen rookie bukan sekadar soal statistik. Lebih dari itu, performanya menjadi simbol kebangkitan pembalap Indonesia di level balap motor internasional.

Selama bertahun-tahun, Asia Tenggara dikenal kesulitan menembus persaingan papan atas grand prix. Namun Veda mulai mematahkan anggapan tersebut.

Banyak pengamat MotoGP kini mulai menyoroti kemampuan adaptasi cepat, mental bertarung, serta keberanian overtaking yang dimiliki rider muda Indonesia itu.

Performa Veda bahkan dianggap sangat spesial karena mampu membawa Honda Team Asia tetap kompetitif di tengah dominasi motor KTM musim ini.

Kini pertanyaan besar mulai muncul di paddock Moto3: mampukah Veda Ega Pratama mempertahankan status rookie terbaik hingga akhir musim?

Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Veda akan mencetak sejarah yang lebih besar di Moto3 2026 sekaligus membuka jalan menuju Moto2 dan MotoGP dalam beberapa tahun ke depan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#klasemen rookie Moto3 2026 #Moto3 Le Mans 2026 #MotoGP Catalunya 2026 #Honda Team Asia #veda ega pratama