Aprilia Cetak Sejarah di MotoGP Prancis, Jorge Martin Menang dan Pangkas Jarak Klasemen

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 11 Mei 2026 | 18:15 WIB
Jorge Martin membawa Aprilia mencetak sejarah podium sapu bersih pertama di MotoGP Prancis 2026. (Antara)
Jorge Martin membawa Aprilia mencetak sejarah podium sapu bersih pertama di MotoGP Prancis 2026. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap Aprilia, Jorge Martin, sukses mencetak kemenangan penting pada MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Minggu (10/5/2026). Kemenangan tersebut sekaligus mengantar Aprilia meraih podium sapu bersih pertama sepanjang sejarah mereka di kelas MotoGP.

Martin finis terdepan diikuti rekan setimnya, Marco Bezzecchi, dan rider Trackhouse Aprilia, Ai Ogura. Hasil itu menjadi penegasan dominasi motor Aprilia pada balapan yang berlangsung dalam cuaca tak menentu khas Le Mans.

Kemenangan tersebut terasa spesial bagi Martin. Sebab, itu menjadi kemenangan pertamanya sejak MotoGP Indonesia 2024 saat masih membela Pramac Ducati dalam perjalanan menuju gelar juara dunia.

Baca Juga: Viral Razia Dishub Palembang Diduga Picu Kecelakaan Beruntun, Lima PPPK Terancam Dipecat

“Martin memberikan pukulan psikologis penting dengan memburu dan menyalip Bezzecchi, yang belum pernah ia kalahkan dalam balapan hari Minggu musim ini,” demikian laporan jalannya balapan, dikutip Motorsport.

Balapan sempat diprediksi berlangsung basah sejak awal akhir pekan. Namun, cuaca Le Mans kembali menghadirkan ketidakpastian. Trek berada dalam kondisi kering menjelang start meski sempat turun gerimis beberapa menit sebelum lampu start menyala.

Sebagian besar pembalap memilih ban depan keras untuk mengantisipasi perubahan kondisi lintasan. Hanya beberapa rider seperti Fabio Quartararo dan Alex Marquez yang mengambil risiko memakai ban depan lunak.

Baca Juga: Tiket Piala Asia 2027 Resmi Dijual, Harga Dibanderol Mulai Rp 130 Ribuan

Saat balapan dimulai, Francesco Bagnaia yang start dari pole position gagal mempertahankan momentum. Bezzecchi langsung mengambil alih posisi terdepan, sementara Pedro Acosta ikut meramaikan persaingan di barisan depan.

Memasuki lap ke-10, balapan berubah menjadi duel Bezzecchi, Bagnaia, dan Acosta. Martin saat itu masih tertahan di belakang bersama Fabio Di Giannantonio.

Namun situasi berubah drastis ketika Bagnaia terjatuh di Dunlop Chicane pada lap ke-16. Momentum itu dimanfaatkan Martin yang tampil sangat sabar menjaga kondisi ban sejak awal lomba.

Martin menyalip Acosta pada lap ke-18 sebelum akhirnya memburu Bezzecchi. Dengan empat lap tersisa, pembalap asal Spanyol tersebut sukses melakukan manuver penyalipan bersih di area chicane dan melesat menuju kemenangan tanpa gangguan berarti.

“Kemenangan ini menjadi penanda kebangkitan Martin setelah musim 2025 bersama Aprilia yang penuh mimpi buruk dan cedera,” tulis laporan balapan.

Sementara itu, Ogura tampil impresif pada fase akhir lomba. Rookie asal Jepang tersebut menyalip Di Giannantonio dan Acosta untuk mengamankan posisi ketiga. Ia bahkan sempat mendekati Bezzecchi dalam perebutan posisi kedua sebelum kehabisan waktu.

Di Giannantonio finis keempat di depan Acosta. Quartararo harus puas di posisi keenam meski sempat menjanjikan pada awal balapan. Rider tuan rumah itu menjadi pembalap terbaik dengan kombinasi ban depan lunak.

Baca Juga: Tradisi Bersih Desa Wringinrejo Tetap Lestari, Khotmil Qur’an hingga Wayang Kulit Digelar Sehari Semalam

Posisi tujuh hingga sepuluh masing-masing ditempati Enea Bastianini, Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, dan Luca Marini.

Hasil MotoGP Prancis ini membuat persaingan klasemen semakin ketat. Martin kini hanya terpaut satu poin dari Bezzecchi dalam perebutan puncak klasemen sementara MotoGP 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Motorsport
MotoGP Prancis 2026 Le Mans MotoGP Marco Bezzecchi aprilia racing Jorge Martin