Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Marc Marquez Ungkap Cedera Bahu Tersembunyi, Operasi Ganda Setelah MotoGP Prancis 2026

Lugas Rumpakaadi • Senin, 11 Mei 2026 | 16:15 WIB
Marc Marquez mengungkap telah menjadwalkan operasi bahu sebelum crash di MotoGP Prancis 2026. (MotoGP)
Marc Marquez mengungkap telah menjadwalkan operasi bahu sebelum crash di MotoGP Prancis 2026. (MotoGP)

RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap MotoGP Marc Marquez akhirnya mengungkap kondisi cedera yang selama ini disembunyikannya. Juara dunia bertahan itu ternyata sudah dijadwalkan menjalani operasi bahu sebelum mengalami patah kaki kanan akibat kecelakaan pada sprint race MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Sabtu (10/5/2026).

Insiden keras tersebut membuat Marquez dipastikan absen pada balapan utama MotoGP Prancis serta seri Catalunya pekan depan. Pembalap asal Spanyol itu akan menjalani operasi kaki pekan ini sekaligus prosedur tambahan pada bahu kanannya.

Dalam wawancara dengan DAZN Spanyol, Marquez mengaku masalah pada bahu kanan sebenarnya sudah mengganggu performanya sejak awal musim 2026. Gangguan itu berasal dari posisi sekrup yang bergeser dan menyentuh saraf radial.

Baca Juga: Tradisi Bersih Desa Wringinrejo Tetap Lestari, Khotmil Qur’an hingga Wayang Kulit Digelar Sehari Semalam

“Itu salah satu alasan saya tampil lebih hati-hati. Saya tahu bisa terjatuh kapan saja,” ujar Marquez, dikutip Crash.

Ia menjelaskan, operasi bahu sebenarnya sudah dijadwalkan setelah MotoGP Catalunya. Namun, situasi memburuk usai balapan di Jerez.

“Setelah Jerez saya sadar ada sesuatu yang tidak beres. Dokter menemukan semuanya baik-baik saja, tetapi sekrup yang pernah patah posisinya berubah sedikit dan menyentuh saraf radial,” katanya.

Baca Juga: Zodiak Hari Ini 11 Mei 2026, Rezeki Besar Datang Tiba-Tiba, Beberapa Zodiak Terjebak Masalah Berat

Menurut Marquez, gangguan saraf itulah yang membuatnya kesulitan menjaga konsistensi saat mengendarai motor Ducati musim ini. Ia menyebut kondisi tersebut memicu kesalahan-kesalahan kecil hingga kecelakaan yang datang tanpa peringatan.

“Masalah saraf membuat semuanya gagal pada saat yang tidak terduga. Itu menyebabkan saya membuat kesalahan, tampil tidak konsisten, dan mengalami crash mendadak,” ucapnya.

Pembalap berusia 33 tahun tersebut menambahkan, prosedur operasi bahu relatif ringan karena hanya bertujuan membuka area cedera dan melepas sekrup yang bermasalah. Waktu pemulihan pun diperkirakan tidak terlalu lama.

Marquez juga mengaku aneh karena gangguan itu tidak terasa saat dirinya menjalani latihan motocross. Keluhan justru muncul ketika berada di atas motor MotoGP.

“Di rumah saya merasa baik-baik saja. Tapi saat membalap di MotoGP, kondisi itu menghalangi saya untuk mengendarai motor secara normal,” imbuhnya.

Ini bukan kali pertama Marquez menyembunyikan masalah fisik dari publik. Pada musim 2018, cedera dislokasi bahu baru diketahui setelah perayaan gelar juara dunia. Sementara pada 2022, ia juga sempat menutup rapat gangguan serius pada lengan kanan sebelum akhirnya menjalani operasi besar keempat.

Musim ini, Marquez masih bertengger di posisi kelima klasemen sementara MotoGP 2026. Ia telah mengoleksi dua kemenangan sprint race, tetapi tertinggal 51 poin dari pemuncak klasemen.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#MotoGP Prancis #Cedera Marc Marquez #MotoGP Catalunya #marc marquez #MotoGP 2026