Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

MotoGP Prancis 2026 Diprediksi Berlangsung Basah, Johann Zarco Bisa Jadi Ancaman Besar di Kandang Sendiri

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 10 Mei 2026 | 15:15 WIB
MotoGP Prancis 2026 di Le Mans diprediksi berlangsung dramatis akibat cuaca tak menentu. (Honda Racing)
MotoGP Prancis 2026 di Le Mans diprediksi berlangsung dramatis akibat cuaca tak menentu. (Honda Racing)

RADARBANYUWANGI.ID - Gelaran MotoGP Prancis 2026 diprediksi menghadirkan pertarungan sengit antara Aprilia Racing dan ancaman serius dari Ducati di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (10/5/2026). Balapan utama kelas utama ini dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB dalam kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

Sorotan utama tertuju kepada Francesco Bagnaia yang sukses merebut pole position setelah tampil konsisten sepanjang sesi kualifikasi. Pembalap Ducati Lenovo itu diperkirakan tampil agresif demi menebus hasil kurang maksimal pada seri sebelumnya.

Rekan setimnya, Marc Marquez, juga datang dengan kepercayaan diri usai memecahkan rekor lap tercepat di Le Mans saat kualifikasi. Juara dunia delapan kali tersebut memburu kemenangan ke-100 di kelas premier sepanjang kariernya.

Baca Juga: Indomobil Tirano Gegerkan Pasar Motor Listrik 2025, Jarak Tempuh 200 Km dan Teknologi Swap Battery Jadi Andalan

Marquez diprediksi menjadi salah satu pembalap paling berbahaya di lintasan basah maupun kondisi flag-to-flag. Pengalamannya membaca perubahan grip lintasan dinilai menjadi modal besar menghadapi cuaca ekstrem khas Le Mans.

Sayangnya, akibat crash di lap terakhir Sprint pada Sabtu (9/5/2026), Marquez dipastikan absen karena retak kaki. Pembalap bernomor 93 ini tidak bisa melanjutkan jalannya balapan di Le Mans.

Jalan kemenangan Ducati diyakini tidak akan berjalan mudah. Duo Aprilia Racing, yakni Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, diprediksi mampu memberi tekanan serius.

Baca Juga: Maka Cavalry Jadi Motor Listrik Lokal Paling Diburu 2025, Desain Elegan dan Fitur Pintar Siap Tantang Produk Impor

Bezzecchi datang sebagai pemimpin klasemen sementara musim 2026, sedangkan Martin memiliki catatan impresif di Le Mans. Kombinasi kecepatan satu lap dan ritme balapan membuat Aprilia berpotensi mematahkan dominasi Ducati.

Ditambah lagi, baik Martin maupun Bezzecchi, pada Sprint MotoGP, keduanya berhasil masuk zona podium. Martin di posisi pertama, sedangkan Bezzecchi di posisi ketiga.

Selain itu, faktor cuaca diperkirakan menjadi elemen paling menentukan pada balapan kali ini. Le Mans dikenal sebagai salah satu sirkuit dengan perubahan cuaca paling cepat di kalender MotoGP.

Prediksi cuaca menunjukkan peluang besar terjadinya wet race atau balapan flag-to-flag. Situasi tersebut bisa membuka peluang kejutan bagi Johann Zarco yang dikenal piawai saat lintasan basah dan pernah tampil impresif di depan publik tuan rumah.

Zarco, pada musim lalu, berhasil sebagai pemenang MotoGP Prancis. Raihan ini menjadikannya sebagai pembalap Prancis pertama yang menang di kelas utama sejak musim 1954.

Di luar nama-nama unggulan, Pedro Acosta juga layak diperhitungkan. Pembalap muda KTM itu kerap tampil agresif di lintasan teknis dan berpotensi mengganggu perebutan podium.

Sementara itu, debutan musim ini, Toprak Razgatlioglu, masih menjadi perhatian publik MotoGP. Meski masih beradaptasi dengan karakter Yamaha, kemampuan pengereman keras Toprak dinilai cocok untuk karakter Sirkuit Bugatti.

Baca Juga: ALVA Servo X Jadi Motor Listrik Premium Paling Diburu 2025, Kecepatan Tembus 103 Km/Jam dan Fitur Makin Canggih

Selain kelas utama MotoGP, masyarakat Indonesia juga menanti aksi pembalap muda Tanah Air pada balapan hari ini. Race Moto3 yang menampilkan Veda Ega Pratama berlangsung pukul 16.00 WIB, disusul Moto2 dengan Mario Aji pada pukul 17.15 WIB.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#MotoGP Prancis 2026 #Le Mans MotoGP #Jorge Martin Aprilia #marc marquez #francesco bagnaia