RADARBANYUWANGI.ID - Harapan publik untuk kembali menyaksikan aksi Dani Pedrosa di lintasan MotoGP dipastikan berakhir. Pembalap berjuluk The Little Samurai itu menegaskan tak lagi mengambil peran sebagai wildcard maupun pembalap pengganti.
Keputusan tersebut sekaligus mengubur peluangnya mencapai tonggak 300 start di kelas utama. Padahal, kesempatan sempat terbuka pada GP Spanyol akhir pekan ini.
Tim Tech3 tengah mencari pengganti Maverick Vinales yang absen akibat pemulihan operasi bahu. Situasi kian pelik setelah Pol Espargaro yang diproyeksikan mengisi posisi itu juga mengalami cedera. Namun, Pedrosa memilih tidak mengambil peluang tersebut.
Pembalap berusia 40 tahun yang pernah membela Repsol Honda itu merasa kontribusinya di lintasan sudah cukup. Sejak pensiun pada 2018, ia lebih aktif sebagai pembalap penguji untuk KTM dan sesekali tampil impresif, termasuk podium Sprint Race GP Spanyol 2024.
Dalam wawancara dengan Diario AS, Pedrosa menegaskan sikapnya secara gamblang.
"Secara prinsip, tidak (untuk balapan lagi). Saya merasa nyaman dan bahagia dengan pekerjaan saya sebagai pembalap penguji. Saya sudah melakukan jatah wildcard saya, dan sekarang Pol yang memiliki prioritas untuk itu," ujar Pedrosa.
Ia menambahkan bahwa regenerasi pembalap menjadi hal yang lebih penting saat ini.
"Saya pikir waktu saya sudah lewat, jadi saya mengerti bahwa sekarang adalah waktunya bagi para pemain muda," imbuhnya.
Sejak debut pada 2006, Pedrosa mencatatkan 31 kemenangan Grand Prix dan tiga kali menjadi runner-up dunia. Meski tak pernah meraih gelar juara dunia MotoGP, namanya tetap dikenang sebagai salah satu pembalap terbaik sepanjang era modern.
Editor : Lugas Rumpakaadi