RADARBANYUWANGI.ID - Bursa transfer pembalap MotoGP kembali bergolak menjelang seri Eropa, dengan fokus utama mengarah kepada Enea Bastianini. Pembalap Tech3 KTM itu memberi isyarat bahwa masa depannya masih terbuka lebar—bahkan berpotensi menghadirkan kejutan besar.
Isu kembalinya pembalap berjuluk The Beast ke Gresini Racing pada musim 2027 kian santer terdengar. Situasi ini tak lepas dari performanya yang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan pabrikan Austria awal musim ini.
Didatangkan dengan reputasi sebagai salah satu pembalap papan atas, Bastianini justru mengalami kesulitan beradaptasi dengan motor RC16. Hingga saat ini, ia baru mengoleksi satu podium Grand Prix, jauh dari harapan terhadap pembalap yang telah mengantongi tujuh kemenangan di kelas utama.
Dalam wawancara bersama Sky Italy, pembalap bernomor 23 itu mengakui kendala teknis yang masih membayangi performanya.
“Sejauh ini, saya belum mampu memperjuangkan apa yang saya targetkan saat bergabung dengan KTM. Ada beberapa kesulitan yang masih saya rasakan hingga saat ini. Memulai balapan dari posisi yang jauh di belakang bukanlah hal yang pantas bagi saya, maupun bagi motor ini,” ujar Bastianini.
Situasi internal KTM yang fluktuatif turut memperkeruh kondisi. Muncul spekulasi bahwa Tech3 berpotensi beralih menjadi tim satelit Honda pada 2027. Jika itu terjadi, masa depan Bastianini bersama KTM semakin abu-abu.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Bastianini memilih bersikap diplomatis saat menanggapi rumor transfer.
“Masa depan saya belum diputuskan. Saya sedang mencari solusi terbaik untuk diri saya sendiri. Saya masih memiliki kontrak dengan KTM, jadi tidak banyak yang bisa saya katakan. Namun sejujurnya, saya sedang menimbang banyak hal. Saya mungkin akan mengejutkan kalian semua,” tuturnya.
Selain Gresini, nama Bastianini juga dikaitkan dengan Trackhouse Racing yang berbasis Aprilia. Namun, Gresini tetap menjadi kandidat paling kuat. Faktor historis dan emosional menjadi alasan utama, tim tersebut pernah mengantarkan Bastianini finis ketiga di klasemen akhir MotoGP 2022.
Editor : Lugas Rumpakaadi