Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ditinggal Ai Ogura ke Yamaha, Trackhouse Racing Putar Haluan, Davide Brivio Kini Bidik Pembalap Berpengalaman

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 25 April 2026 | 15:20 WIB
Davide Brivio akui kecewa kehilangan Ai Ogura yang hengkang ke Yamaha pada 2027. (Trackhouse)
Davide Brivio akui kecewa kehilangan Ai Ogura yang hengkang ke Yamaha pada 2027. (Trackhouse)

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar mengejutkan mengguncang paddock MotoGP jelang musim depan. Tim satelit Aprilia, Trackhouse Racing, harus merelakan salah satu aset masa depannya, Ai Ogura, yang dipastikan bergabung dengan Yamaha Factory Racing pada musim 2027.

Keputusan pembalap asal Jepang itu meninggalkan proyek jangka panjang yang telah disiapkan sejak awal, menyisakan kekecewaan di kubu tim. Prinsipal tim, Davide Brivio, tidak menutupi perasaannya meski tetap menghormati pilihan sang pembalap.

“Ini sedikit mengecewakan, tetapi setiap orang membuat keputusan masing-masing. Saat kami merekrutnya, kami sudah mempertimbangkan kemungkinan bahwa setelah dua tahun, dia mungkin menginginkan tim pabrikan. Itu bagian dari kesepakatan,” ujar Brivio, dikutip Crash.

Ogura sebelumnya tampil impresif sejak debutnya bersama Aprilia di Buriram, bahkan sempat memuncaki balapan dan menunjukkan konsistensi dengan finis lima besar musim ini. Performa tersebut menjadikannya incaran tim pabrikan, dengan Yamaha menawarkan peluang yang sulit ditolak bagi pembalap muda.

Kepergian Ogura memaksa Trackhouse mengubah strategi perekrutan. Alih-alih mencari talenta muda sebagai pengganti, Brivio justru mengarahkan fokus pada pembalap berpengalaman demi memaksimalkan potensi motor RS-GP.

“Saya rasa sekarang bukan waktu yang tepat untuk berinvestasi pada rookie. Kami merasa memiliki pembalap berpengalaman akan memungkinkan kami mengeksploitasi potensi motor dengan lebih baik,” tegasnya.

Langkah tersebut otomatis menutup peluang bagi pembalap muda seperti Nicolo Bulega maupun talenta Moto2 Manuel Gonzalez.

Sebaliknya, radar tim kini mengarah pada nama-nama besar yang telah memiliki jam terbang tinggi di MotoGP. Joan Mir muncul sebagai kandidat kuat, mengingat hubungan suksesnya dengan Brivio saat meraih gelar dunia bersama Suzuki. Selain itu, Alex Rins dan Maverick Vinales juga masuk dalam bursa kandidat berkat pengalaman dan rekam jejak mereka di kelas premier.

Di tengah dinamika tersebut, posisi Raul Fernandez justru semakin menguat. Pembalap yang menyumbangkan kemenangan perdana bagi Trackhouse di Phillip Island musim lalu itu kini tampil konsisten dan menempati posisi lima besar klasemen sementara.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#trackhouse #davide brivio #yamaha #ai ogura