RADARBANYUWANGI.ID - Akhir pekan ini semestinya menjadi momen spesial bagi Alex Marquez. Pembalap andalan Gresini Racing itu baru saja genap berusia 30 tahun pada Rabu (23/4/2026) dan bersiap mencatatkan balapan ke-250 sepanjang kariernya di Grand Prix. Namun, alih-alih optimistis, ia justru menurunkan ekspektasi menjelang seri di Sirkuit Jerez.
Trek yang secara historis menyimpan kenangan manis—tempat ia meraih kemenangan perdananya di MotoGP tahun lalu, kini tak lagi dipandang sebagai panggung kejayaan yang mudah diulang. Menghadapi GP Spanyol 2026, Alex memilih bersikap realistis.
“Pasti tidak (menang). Mengulang pencapaian seperti tahun lalu akan terasa luar biasa, namun saat ini hal tersebut sedikit tidak realistis,” ujar Alex dalam konferensi pers pra-event di Jerez, dikutip Crash.
Adik dari Marc Marquez itu mengakui bahwa awal musim 2026 berjalan tidak mulus. Meski sempat menunjukkan performa menjanjikan di beberapa seri seperti Brasil dan Austin, ia menilai paket motornya belum cukup kompetitif untuk bersaing di level teratas secara konsisten.
Sorotan utama Alex tertuju pada aspek teknis dari motor Ducati Desmosedici GP26 yang digunakannya. Tenaga mesin yang meningkat justru menghadirkan tantangan baru, terutama dalam fase pengereman.
“Secara khusus, saya sangat kesulitan dengan cara mengerem, bagaimana cara menghentikan motor. Itulah aspek yang paling hilang karena saya kehilangan banyak waktu di bagian tikungan tersebut,” ungkapnya.
Di tengah kendala tersebut, rival seperti Aprilia justru menunjukkan lonjakan performa signifikan. Hal ini semakin mempersempit ruang bagi Alex untuk bersaing di barisan depan.
Meski begitu, pembalap asal Spanyol itu tidak kehilangan harapan. Ia menilai Jerez tetap menjadi tempat ideal untuk membalikkan keadaan. Fokusnya kini adalah melakukan penyesuaian gaya balap agar lebih selaras dengan karakter motor.
“Saya tahu bahwa sebagai pembalap, saya perlu melakukan langkah maju dalam gaya berkendara. Berhenti memikirkan masalah dan lebih fokus memanfaatkan hal-hal positif yang kami miliki,” tegasnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi