Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ducati Dipaksa Jadi Penengah, Konflik Memanas VR46 vs Gresini Usai Transfer Fermin Aldeguer ke Tim Milik Valentino Rossi Musim MotoGP 2027

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 24 April 2026 | 15:15 WIB
Ducati menghadapi tensi tinggi antara VR46 dan Gresini setelah keputusan memindahkan Fermin Aldeguer ke VR46 musim 2027. (Gresini)
Ducati menghadapi tensi tinggi antara VR46 dan Gresini setelah keputusan memindahkan Fermin Aldeguer ke VR46 musim 2027. (Gresini)

RADARBANYUWANGI.ID - Situasi panas tengah menyelimuti paddock Ducati. Pabrikan asal Borgo Panigale itu kini berada dalam posisi sulit, layaknya orang tua yang harus menengahi dua anak dengan karakter sama-sama kuat: VR46 Racing Team dan Gresini Racing.

Hubungan kedua tim satelit tersebut dilaporkan memburuk dalam beberapa waktu terakhir. Persaingan prestise dan benturan ego menjadi sumber utama ketegangan yang terus membesar.

“Rasanya persis seperti harus terus-menerus menengahi dua anak kecil yang selalu bertengkar. Ini sangat menguras energi,” ujar seorang petinggi senior Ducati dalam keterangan internal, dikutip Motorsport.

Puncak konflik terjadi setelah Ducati mengambil keputusan strategis terkait masa depan Fermin Aldeguer. Pembalap muda Spanyol tersebut dipastikan akan bergabung dengan VR46 mulai musim 2027.

Keputusan itu bukan tanpa konsekuensi. Manajemen Gresini yang dipimpin Nadia Padovani bereaksi keras. Mereka merasa kehilangan aset penting yang sejatinya masih ingin bertahan bersama tim.

Namun, realitas di paddock berkata lain. VR46 kini menyandang status sebagai tim satelit utama Ducati setelah hengkangnya Pramac ke Yamaha. Dukungan penuh pabrikan, ditambah kekuatan finansial, membuat tawaran VR46 sulit ditolak.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Aldeguer disebut akan menerima peningkatan nilai kontrak signifikan dan mencatat sejarah sebagai pembalap non-Italia pertama di tim milik Valentino Rossi tersebut.

Kepergian Aldeguer memperparah kondisi Gresini. Sebelumnya, mereka juga kehilangan Alex Marquez yang memilih hijrah ke KTM.

Situasi ini sempat memunculkan spekulasi bahwa Gresini akan meninggalkan Ducati dan menjajaki kerja sama dengan pabrikan lain seperti Honda atau Aprilia.

Namun, realitas pasar tidak memberikan banyak pilihan kompetitif. Bertahan bersama Ducati tetap menjadi langkah paling rasional bagi tim berbasis Faenza tersebut, setidaknya untuk jangka pendek.

Di sisi lain, VR46 terus memperkuat fondasinya. Selain mengamankan Aldeguer dengan spesifikasi motor terbaru, mereka juga tengah menyusun komposisi pembalap yang ideal.

Nama Fabio Di Giannantonio masih menjadi kandidat kuat untuk dipertahankan. Namun, opsi lain juga terbuka, termasuk memulangkan Nicolo Bulega ke dalam struktur akademi Tavullia.

Langkah-langkah ini menegaskan ambisi VR46 untuk menjadi kekuatan utama dalam orbit Ducati.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#ducati #Fermin Aldeguer #VR46 #motogp #Gresini