Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sapu Bersih di WorldSBK, Nicolo Bulega Justru Terancam Gagal Naik ke MotoGP 2027

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 24 April 2026 | 14:47 WIB
Dominasi Nicolo Bulega di WorldSBK 2026 belum cukup untuk membuka jalan ke MotoGP. (Ducati)
Dominasi Nicolo Bulega di WorldSBK 2026 belum cukup untuk membuka jalan ke MotoGP. (Ducati)

RADARBANYUWANGI.ID - Awal musim World Superbike Championship 2026 menjelma menjadi panggung tunggal bagi Nicolo Bulega. Pembalap andalan Ducati itu tampil nyaris sempurna dengan menyapu bersih enam kemenangan dari enam balapan awal. Namun, di balik dominasi tersebut, jalan menuju kelas utama MotoGP justru belum terbuka.

Hingga putaran kedua, Bulega memimpin klasemen dengan koleksi poin sempurna, 124 angka. Ia meninggalkan rival terdekatnya, Iker Lecuona (68 poin) dan Axel Bassani (60 poin), dalam jarak yang cukup jauh. Statistiknya pun impresif, dari total 104 lap musim ini, Bulega memimpin 101 lap dengan rata-rata keunggulan 4,206 detik per balapan.

Dominasi tersebut menegaskan statusnya sebagai anak emas baru Ducati di WorldSBK. Ironisnya, performa luar biasa itu belum cukup untuk mengamankan kursi di MotoGP musim 2027.

Padahal, rencana peralihan MotoGP ke penggunaan ban Pirelli pada 2027 sempat dianggap sebagai peluang emas bagi Bulega. Ia dinilai memiliki keunggulan adaptasi karena telah lama menggunakan karakter ban tersebut di WorldSBK.

Namun, realitas di balik layar jauh lebih kompleks. Manajer Bulega, Alberto Martinelli, mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada tawaran konkret dari Ducati untuk mempromosikan kliennya.

“Situasinya rumit. Nicolo bukanlah pilihan pertama, jika iya, kesepakatan pasti sudah tercapai sekarang. Kami harus bersiap jika ada celah yang terbuka,” ujar Martinelli kepada GPone.

Menurutnya, hampir seluruh kursi di tim Ducati telah terisi. “Di Ducati, sepertinya hampir semua motor sudah dipesan. Mungkin tersisa satu, tapi itu tergantung banyak faktor,” imbuhnya.

Persaingan menuju MotoGP memang semakin ketat. Nama-nama besar telah mengunci posisi strategis. Marc Marquez dan Pedro Acosta dipastikan menghuni tim pabrikan. Sementara itu, Fermin Aldeguer telah mengamankan slot di tim VR46 Racing Team.

Kursi tersisa di tim satelit Ducati pun menjadi rebutan. Gresini Racing dikabarkan lebih condong memasangkan Dani Holgado dengan Enea Bastianini. Di sisi lain, VR46 berpeluang mempertahankan Fabio Di Giannantonio yang tengah berada dalam performa puncak.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#motogp #Nicolo Bulega #WorldSBK