RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap asal Jepang, Ai Ogura, menjadi salah satu sorotan utama dalam tiga seri pembuka MotoGP 2026. Meski belum meraih podium, performanya bersama tim satelit Trackhouse Racing menunjukkan perkembangan signifikan dibanding musim sebelumnya.
Di tengah dominasi pembalap pabrikan Aprilia seperti Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, Ogura justru mampu mencuri perhatian lewat konsistensi dan daya juangnya di lintasan.
Penampilan Ogura mulai mencuri perhatian saat seri pembuka di Thai Grand Prix. Ia berhasil melesat dari posisi ke-10 ke posisi kelima hanya dalam delapan lap terakhir, menyamai pencapaian terbaiknya di kelas utama.
Namun, yang menarik bukan hanya hasilnya, melainkan sikapnya. Ogura secara terbuka mengkritik dirinya sendiri karena merasa tampil buruk di paruh awal balapan. Pernyataan tersebut menunjukkan mentalitas kompetitif dan keinginan kuat untuk terus berkembang.
Momentum positif berlanjut di seri berikutnya di Goiania dengan dua kali finis lima besar. Sementara di Grand Prix Amerika Serikat di Austin, ia bahkan berpeluang meraih podium sebelum harus mundur akibat masalah mesin.
Dalam tiga seri awal, performa Ogura dinilai lebih konsisten dibandingkan rekan setimnya, Raul Fernandez. Meski keduanya mengalami kendala saat kualifikasi, Ogura mampu melakukan recovery yang lebih efektif saat balapan.
Hal ini menjadi indikator penting bahwa Ogura mulai memahami ritme kompetisi MotoGP yang jauh lebih intens dibanding kelas sebelumnya.
Kepala tim Trackhouse, Davide Brivio, menilai peningkatan performa Ogura tak lepas dari kondisi fisik yang kini jauh lebih baik. Pada musim 2025, Ogura sempat mengalami dua cedera serius, termasuk patah kaki di GP Inggris dan cedera tangan di Misano.
Menurut Brivio, masa sulit tersebut sempat menghambat perkembangan Ogura, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.
Ia menegaskan bahwa kini Ogura tampil lebih matang secara mental dan memiliki pemahaman lebih baik tentang tuntutan MotoGP, termasuk pentingnya kesiapan sejak sesi latihan pertama.
Meski gagal finis di Austin, Ogura telah mengoleksi 37 poin, hanya terpaut sedikit dari Fernandez dan mendekati setengah total poinnya sepanjang musim 2025.
Brivio optimistis podium pertama Ogura di MotoGP hanya tinggal menunggu waktu. Kunci utamanya adalah tetap berada dekat dengan barisan depan dan siap memanfaatkan peluang ketika datang.
Performa impresif Ogura juga mulai menarik perhatian tim besar. Laporan terbaru menyebutkan bahwa ia berpotensi bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada 2027.
Editor : Lugas Rumpakaadi