RADARBANYUWANGI.ID - Ketidakpastian masa depan MotoGP musim 2027 mulai memunculkan spekulasi besar, terutama terkait nasib pembalap Brad Binder. Pembalap asal Afrika Selatan itu dikabarkan hanya memiliki satu opsi realistis untuk tetap berada di grid, yakni memperpanjang kontraknya dengan KTM.
Memasuki musim ketujuhnya di kelas utama, posisi Binder terancam. Situasi semakin rumit setelah rekan setimnya, Pedro Acosta, dipastikan akan bergabung dengan Ducati. Di saat yang sama, KTM santer dikabarkan tengah mengincar Alex Marquez, yang berpotensi menyisakan hanya satu kursi kosong di tim pabrikan tersebut.
Binder sempat memulai “audisi” menuju 2027 dengan cukup menjanjikan melalui dua finis tujuh besar di Thailand. Namun, performanya kemudian menurun drastis dengan hanya mengoleksi empat poin dari empat balapan berikutnya. Upaya KTM mendongkrak performa melalui perekrutan kepala kru baru, Phil Marron, mantan kru chief Toprak Razgatlioglu, juga belum membuahkan hasil instan.
Laporan dari Motorsport Espana menyebutkan bahwa Binder saat ini hanya masuk dalam radar KTM dan tidak sedang bernegosiasi dengan tim lain. Situasi ini diperparah oleh kemungkinan tim satelit Tech3 berpindah ke Honda, yang berpotensi menghilangkan opsi cadangan bagi Binder.
Di sisi lain, bos KTM Pit Beirer dikabarkan lebih tertarik memasangkan Maverick Vinales dengan Marquez, meski Vinales masih dibayangi masalah cedera. Hal ini menempatkan Binder dan Vinales sebagai dua kandidat utama untuk satu kursi tersisa.
Pengamat TNT Sports, Neil Hodgson, menilai Binder masih memiliki nilai tinggi di pasar pembalap.
“Bukan soal uang lagi bagi Binder saat ini, tetapi soal menemukan peluang terbaik untuk tetap kompetitif,” tegasnya, dikutip MotoGPnews.com.
Binder sendiri merupakan dua kali pemenang balapan MotoGP dan juara dunia Moto3 2016. Ia telah bersama KTM selama lebih dari satu dekade dan menghabiskan seluruh karier kelas utamanya bersama tim tersebut. Namun, muncul anggapan bahwa perubahan tim bisa menjadi langkah yang dibutuhkan untuk menghidupkan kembali performanya.
Dengan estimasi gaji sekitar 850 ribu Poundsterling per tahun, Binder mungkin perlu mempertimbangkan pemotongan bayaran jika ingin membuka peluang di tim lain. Terlebih, wacana penetapan gaji minimum MotoGP sebesar 500 ribu Euro mulai musim depan dapat mengubah dinamika negosiasi kontrak.
Seiring berjalannya musim, masa depan Binder akan sangat ditentukan oleh konsistensi performanya. Tanpa peningkatan signifikan, peluangnya untuk tetap bertahan di MotoGP 2027 bisa semakin menipis.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : motogpnews.com