RADARBANYUWANGI.ID - Kinerja tim Yamaha pada seri MotoGP Amerika 2026 menuai sorotan setelah seluruh pembalapnya finis di posisi belakang. Hasil tersebut menimbulkan tanda tanya besar, termasuk bagi salah satu pembalapnya, Alex Rins, yang mengaku kebingungan dengan performa tim secara keseluruhan.
Dalam balapan yang berlangsung akhir bulan lalu, empat pembalap Yamaha, Toprak Razgatlioglu, Jack Miller, Fabio Quartararo, dan Alex Rins, harus puas finis di posisi 15 hingga 18. Hasil ini menunjukkan bahwa Yamaha masih kesulitan bersaing dengan pabrikan lain di lintasan.
Rins mengungkapkan bahwa melihat seluruh pembalap Yamaha berada di barisan belakang bukanlah situasi yang diharapkan. Meski tidak sepenuhnya terkejut, ia tetap merasa heran dengan kondisi tersebut.
“Melihat keempat pembalap Yamaha ada di belakang rombongan jelas merupakan sebuah hal yang tidak bagus. Saya berkata pada diri saya, ‘Wow, kami semua ada di sini?’,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rins menjelaskan bahwa motor Yamaha yang ia kendarai belum mampu memberikan performa yang konsisten sepanjang balapan. Ia menyebut adanya kendala respons mesin, terutama saat keluar dari tikungan.
“Sampai lap kedelapan, motor tidak bisa merespons ketika saya membuka gas saat keluar dari tikungan 1 dan 11. Di beberapa lap motor terasa baik, tetapi di sisi lain masalah itu tetap muncul,” kata Rins.
Masalah tersebut juga dirasakannya saat sesi kualifikasi. Rins mengaku kesulitan mengendalikan motor, bahkan hingga kehilangan rasa percaya diri di atas lintasan.
“Saya melebar di setiap tikungan. Saya tidak bisa berbelok atau mengubah arah. Saya merasa tidak berguna di atas motor. Saya sempat bertanya pada diri sendiri, ‘Apa yang saya lakukan di sini?’,” ungkapnya.
Hasil kurang memuaskan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Yamaha untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan. Apalagi, seri berikutnya akan digelar di MotoGP Spanyol 2026 pada 24–26 April mendatang, yang menjadi kesempatan penting untuk bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen.
Editor : Lugas Rumpakaadi