MotoGP 2026 Memanas, Semua Pembalap Disebut Ingin Balas Dendam pada Marc Marquez

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Rabu, 8 April 2026 | 13:38 WIB
Semua pembalap disebut ingin balas dendam pada Marc Marquez. (MotoGP)
Semua pembalap disebut ingin balas dendam pada Marc Marquez. (MotoGP)

RADARBANYUWANGI.ID - Persaingan di ajang MotoGP musim 2026 kian memanas. Sorotan tertuju pada sosok Marc Marquez yang disebut-sebut menjadi “target bersama” para pembalap lain untuk ditaklukkan di lintasan.

Pembalap tim Ducati Lenovo Team itu memang bukan nama sembarangan. Dengan koleksi tujuh gelar juara dunia, 73 kemenangan, dan 126 podium dari 210 start, Marquez telah mengukuhkan diri sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah MotoGP modern.

Namun, di balik prestasi gemilang tersebut, tersimpan dinamika hubungan yang tidak selalu harmonis dengan para rivalnya. Gaya balap agresif yang kerap ia tunjukkan sejak awal karier disebut meninggalkan kesan mendalam, bahkan memicu rasa kesal di kalangan pembalap lain.

Pengamat MotoGP, Mat Oxley, menilai fenomena ini semakin terlihat jelas pada musim 2026. Ia menyoroti duel sengit antara Enea Bastianini dan Marquez pada balapan di Amerika Serikat sebagai contoh nyata.

Menurut Oxley, pertarungan tersebut terasa lebih dari sekadar perebutan posisi. Ia menggambarkannya seperti duel yang dilandasi emosi lama, terutama setelah Márquez dinilai merusak sesi kualifikasi Bastianini.

“Semua pembalap di grid memiliki alasan masing-masing untuk membalas Marc,” ujar Oxley dalam pernyataannya.

Ia menambahkan bahwa dominasi panjang Márquez selama bertahun-tahun tidak selalu diterima dengan lapang oleh para rivalnya.

Lebih jauh, Oxley menilai keinginan untuk mengalahkan Marquez kini menjadi motivasi kolektif. Tidak hanya sekadar menang, sejumlah pembalap bahkan disebut ingin “mempermalukan” sang juara dunia di lintasan.

Situasi ini semakin menarik mengingat performa motor Ducati Desmosedici GP26 yang digunakan Marquez musim ini dinilai belum sepenuhnya kompetitif. Kondisi tersebut membuka peluang lebih besar bagi para pesaing untuk menyalip dan menantangnya secara langsung.

Di lintasan, fenomena tersebut tampak jelas. Para pembalap berlomba-lomba mencari celah untuk mendahului Marquez, bahkan dalam situasi berisiko tinggi. Setiap duel menjadi intens, seolah bukan sekadar perebutan poin, melainkan juga ajang pelampiasan ambisi yang telah lama terpendam.

Editor : Lugas Rumpakaadi
marc marquez balas dendam motogp