RADARBANYUWANGI.ID - Performa Pedro Acosta sepanjang musim MotoGP 2026 terus menjadi bahan perbincangan. Pembalap muda asal Spanyol itu tampil cukup konsisten dan beberapa kali naik podium, namun belum berhasil mengamankan kemenangan Grand Prix pertamanya di kelas utama.
Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari kesiapan mental hingga kapasitas teknisnya untuk bersaing di level tertinggi. Namun, pandangan berbeda justru datang dari mantan pembalap MotoGP, Andrea Dovizioso.
Menurut Dovizioso, persoalan utama Acosta bukan terletak pada kemampuan individu, melainkan pada performa motor yang belum sepenuhnya kompetitif. Ia menilai paket yang dimiliki tim KTM Factory Racing saat ini masih belum cukup untuk membawa pembalapnya bersaing dalam perebutan gelar juara.
“Acosta akan sering berada di depan, tetapi untuk bertarung memperebutkan gelar, KTM harus mengambil langkah besar. Sampai kita melihat Pedro dengan motor berbeda, kita tidak akan benar-benar tahu potensinya,” ujar Dovizioso.
Sepanjang musim berjalan, Acosta memang menjadi salah satu pembalap paling stabil di kubu KTM. Ia bahkan kerap mengungguli rekan setimnya, Brad Binder. Meski demikian, absennya kemenangan menunjukkan masih adanya celah signifikan dalam performa motor RC16.
Permasalahan ini juga tidak luput dari perhatian Acosta sendiri. Ia secara terbuka meminta tim melakukan peningkatan agar mampu bersaing lebih kompetitif, terutama menghadapi dominasi pabrikan lain seperti Ducati Lenovo Team dan Aprilia Racing.
Di tengah situasi tersebut, nama Acosta justru semakin diperhitungkan sebagai salah satu talenta masa depan MotoGP. Bahkan, ia dikabarkan menjadi incaran Ducati untuk musim 2027, peluang yang berpotensi mengubah arah kariernya secara signifikan.
Bagi Acosta, meraih kemenangan perdana sebelum kemungkinan hengkang dari KTM akan menjadi momen krusial. Selain meningkatkan kepercayaan diri, kemenangan itu juga dapat menjawab keraguan yang mulai muncul terhadap kemampuannya di level tertinggi.
Editor : Lugas Rumpakaadi