Honda Siapkan “Dream Team” MotoGP 2027, David Alonso dan Fabio Quartararo Siap Guncang Grid, Joan Mir dan Luca Marini Terancam Tergusur

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Rabu, 1 April 2026 | 12:39 WIB
Honda dikabarkan mengamankan David Alonso untuk MotoGP 2027 dan membentuk duet dengan Fabio Quartararo. (Honda HRC)
Honda dikabarkan mengamankan David Alonso untuk MotoGP 2027 dan membentuk duet dengan Fabio Quartararo. (Honda HRC)

RADARBANYUWANGI.ID - MotoGP kembali diramaikan oleh rumor besar jelang perubahan regulasi mesin 850 cc pada musim 2027. Jurnalis senior Mela Chercoles melaporkan bahwa Honda Racing Corporation (HRC) disebut telah mengamankan talenta muda sensasional, David Alonso, untuk mengisi kursi tim pabrikan.

Pembalap berdarah Kolombia yang lahir di Madrid tersebut memang tengah menjadi sorotan setelah menjuarai Moto3 2024. Ia bahkan disebut sebagai talenta langka yang muncul dalam satu generasi, sejajar dengan nama-nama besar seperti Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Pedro Acosta.

Menariknya, Alonso dikabarkan mendapat tawaran dari hampir seluruh pabrikan MotoGP, termasuk Ducati Corse. Namun, ia justru memilih Honda. Keputusan yang menunjukkan kepercayaannya terhadap proyek kebangkitan HRC di era regulasi baru.

Sumber paddock menyebutkan bahwa nilai kontrak Alonso bahkan tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan tawaran Ducati. Akibatnya, Ducati beralih ke opsi lain dengan mengincar Daniel Holgado.

Jika rumor ini terwujud, Alonso akan berduet dengan Fabio Quartararo di tim pabrikan Honda. Kombinasi ini diprediksi menjadi salah satu line-up paling berbahaya di grid MotoGP.

Perpaduan pengalaman dan konsistensi Quartararo dengan agresivitas serta talenta mentah Alonso diyakini mampu menjadi fondasi kebangkitan Honda.

Masuknya Alonso dan Quartararo berpotensi menggeser dua pembalap saat ini, yakni Joan Mir dan Luca Marini.

Marini disebut telah menerima tawaran dari Yamaha, sementara Mir berada dalam posisi sulit. Jika tidak mendapat kursi kompetitif, opsi pensiun atau pindah ke Superbike menjadi kemungkinan paling masuk akal.

Satu-satunya peluang bertahan adalah melalui tim satelit LCR Honda, namun kursi di sana hampir pasti sudah diamankan oleh Johann Zarco dan Diogo Moreira.

Tak hanya soal pembalap, Honda juga dikabarkan tengah merancang ekspansi besar dengan menurunkan hingga enam motor pada musim 2027. Langkah ini menandai ambisi Honda untuk kembali ke puncak dan mengulang era dominasi mereka di masa lalu.

“Dengan lebih banyak motor, kami punya fleksibilitas lebih besar dalam pengembangan dan penempatan pembalap,” tegas pihak HRC dalam pernyataan internal yang dikutip media.

Untuk mewujudkan rencana ini, Honda membutuhkan tim satelit tambahan. Setelah pendekatan ke Trackhouse Racing MotoGP Team dan Gresini Racing menemui jalan buntu, opsi realistis kini mengarah ke Tech3.

Rumor ini turut memicu efek domino di bursa transfer. Francesco Bagnaia dikabarkan merapat ke Aprilia, sementara pergeseran di Ducati memicu restrukturisasi di tim-tim satelit.

Situasi ini menciptakan ironi tersendiri, seorang juara dunia seperti Joan Mir bisa saja tersingkir demi memberi ruang bagi rookie demi proyek jangka panjang.

Editor : Lugas Rumpakaadi
david alonso dream team motogp fabio quartararo honda