Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Marc Marquez Akui Kesalahan Sprint Berujung Mahal, Hanya Mampu Finis Kelima di MotoGP Amerika Serikat

Lugas Rumpakaadi • Senin, 30 Maret 2026 | 10:17 WIB
Marc Marquez finis kelima di MotoGP Amerika usai penalti long lap akibat insiden Sprint. (Ducati)
Marc Marquez finis kelima di MotoGP Amerika usai penalti long lap akibat insiden Sprint. (Ducati)

RADARBANYUWANGI.ID - Juara bertahan Marc Marquez harus puas finis di posisi kelima pada seri MotoGP Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026), setelah menjalani balapan yang penuh tantangan. Pembalap tim pabrikan Ducati Lenovo Team itu mengakui kesalahan pada Sprint Race sehari sebelumnya menjadi faktor krusial yang memengaruhi hasilnya.

Insiden dengan Fabio di Giannantonio membuat Marquez tidak hanya kehilangan poin pada Sabtu, tetapi juga harus menjalani penalti long lap di balapan utama. “Kami membayar kesalahan kemarin dengan harga yang sangat mahal,” ujar Marquez kepada MotoGP.com.

“Karena kemarin nol poin, dan hari ini penalti itu, ketika Anda keluar di tengah rombongan, itu bagus untuk tontonan, tapi tidak untuk saya,” imbuhnya, dikutip Crash.

Balapan di sirkuit yang sebelumnya menjadi “wilayah kekuasaan” Marquez dengan tujuh kemenangan, tidak berjalan mulus. Bahkan sebelum menjalani penalti, ia sudah tercecer ke posisi ketujuh akibat buruknya kecepatan di lap awal.

Setelah menjalani long lap, Marquez sempat turun hingga posisi ke-11. Ia kemudian perlahan memperbaiki posisi, menyalip adiknya Alex Marquez, Enea Bastianini, hingga akhirnya mengungguli rekan setimnya Francesco Bagnaia di akhir lomba.

Meski demikian, ia tetap tertinggal 8,1 detik dari pemenang balapan Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing.

“Saya mencoba, saya melakukan yang terbaik. Saya bisa memahami beberapa hal selama balapan. Tapi selain itu, posisi kelima adalah hasil terbaik yang bisa saya capai,” kata Marquez.

Marquez mengungkapkan bahwa salah satu kelemahan terbesarnya saat ini adalah performa di awal balapan, terutama ketika ban masih baru. “Saya kehilangan banyak waktu di lap awal, karena saat ban masih baru, saya tidak siap mengendarai motor. Saya tidak merasa nyaman. Bahkan di tikungan pertama, saya membuat kesalahan seperti kemarin. Motor bergetar saat pengereman,” jelasnya.

Menariknya, catatan waktu lap tercepat Marquez hanya terpaut 0,096 detik dari yang terbaik di balapan. Namun, ia baru mencatatkannya pada lap ke-12 dari total 20 lap. Jauh lebih lambat dibanding rivalnya.

Marquez menilai bahwa tanpa penalti, peluang naik podium sebenarnya terbuka, meski tetap sulit. "Mungkin tanpa penalti, bertarung untuk podium itu mungkin, tapi tetap sulit,” ujarnya.

Hasil ini membuat Marquez menutup rangkaian awal musim dengan hanya satu kemenangan Sprint dari enam balapan. Hasil terbaiknya di grand prix sejauh ini adalah posisi keempat di Brasil, ditambah satu gagal finis akibat masalah teknis di Thailand.

Kini, ia tertinggal 36 poin dari Bezzecchi yang tampil dominan dengan tiga kemenangan beruntun musim ini. Sementara itu, Di Giannantonio tampil sebagai pembalap Ducati terbaik dengan finis keempat, sedangkan Bagnaia harus puas di posisi kesepuluh.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#marc marquez #motogp #amerika serikat #sprint