Pohon Kelapa Tumbang Timpa Rumah di Gombengsari Banyuwangi, Penghuni Selamat karena Salat Isya

M Ksatria Raya • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB
Personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa mendatangi rumah warga Gombengsari yang roboh tertimpa pohon kelapa, Senin malam (26/7). (Madjid for Radar Banyuwangi)
Personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa mendatangi rumah warga Gombengsari yang roboh tertimpa pohon kelapa, Senin malam (26/7). (Madjid for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Sebuah rumah warga di RT 01/RW 01, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, roboh setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat angin kencang, Senin (27/7) malam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena seluruh penghuni rumah sedang berada di luar untuk menunaikan salat Isya ketika pohon ambruk.

Peristiwa terjadi saat wilayah Gombengsari diguyur hujan gerimis yang disertai embusan angin cukup kencang. Di tengah cuaca ekstrem tersebut, pohon kelapa yang berada di sekitar rumah korban tiba-tiba tumbang dan langsung menghantam bangunan hingga mengalami kerusakan berat.

Momen penghuni rumah yang tengah berada di masjid untuk salat Isya menjadi penyelamat dari kemungkinan jatuhnya korban.

Lurah Gombengsari Abdul Madjid mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, cuaca buruk menjadi faktor utama yang memicu tumbangnya pohon kelapa tersebut.

"Kejadiannya setelah Isya. Waktu itu cuacanya sedang gerimis dan ada angin kencang," ujarnya.

Menurut Madjid, selain diterpa angin kencang, kondisi tanah di sekitar lokasi yang relatif gembur diduga membuat akar pohon kehilangan daya cengkeram sehingga pohon mudah tumbang.

Akibatnya, batang pohon berukuran besar langsung menimpa bagian rumah hingga bangunan roboh.

Usai menerima laporan dari warga, pihak kelurahan segera berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mempercepat penanganan di lokasi.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi agar proses evakuasi pohon dan penanganan rumah dapat segera dilakukan.

"Begitu mendapat laporan, kami langsung menghubungi lintas sektor, termasuk BPBD Banyuwangi. Alhamdulillah petugas bergerak cepat melakukan evakuasi rumah yang roboh akibat tertimpa pohon kelapa," tutur Madjid.

Petugas BPBD bersama unsur terkait kemudian mengevakuasi batang pohon yang menutup rumah serta melakukan asesmen terhadap tingkat kerusakan bangunan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang selama musim cuaca ekstrem, terutama saat hujan disertai angin kencang melanda wilayah Banyuwangi. Pemerintah setempat juga mengimbau warga segera melaporkan apabila menemukan pohon berisiko tumbang agar dapat dilakukan penanganan lebih dini sebelum membahayakan keselamatan. (ray/aif)

Editor : Ali Sodiqin
kalipuro bpbd banyuwangi pohon tumbang Gombengsari cuaca ekstrem