Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dermaga Ponton, Teknologi Pelabuhan yang Bekerja Menggunakan Hukum Archimedes

Niklaas Andries • Minggu, 17 November 2024 | 15:17 WIB
WARISAN LAMA: Satu unit dermaga ponton masih dipertahankan beroperasi di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
WARISAN LAMA: Satu unit dermaga ponton masih dipertahankan beroperasi di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

RadarBanyuwangi.id - Dermaga ponton atau dermaga terapung merupakan dermaga dengan bentuk paling sederhana. Dermaga jenis ini menerapkan prinsip Archimedes.

Pembentuk utama dermaga ponton berasal dari material tong kosong. Ada juga material penyusun lainnya seperti kayu, besi, dan material pendukung lainnya.

Semua bahan tersebut kemudian ditambatkan di bawah air atau di darat, dengan dihubungkan dengan tali kayu yang disebut balk. 

Selama pelampung ponton terisi udara tanpa bocor, dermaga ponton dapat tetap mengapung walaupun dilalui benda yang berat yang melintasinya.

Dermaga ponton bekerja berdasarkan prinsip Archimedes. Di mana gaya apung pada benda yang terapung di dalam zat cair, sama besarnya dengan berat benda tersebut. 

Selain itu, dermaga ponton memiliki beberapa keunggulan. Pertama, dermaga ponton mudah dipindahkan dan dipasang di hampir semua lokasi yang ada air.

Kedua, dermaga terapung hemat biaya. Dermaga ponton relatif murah untuk dibangun dan dalam masa perawatannya. Keunggulan ketiga, keberadaannya mudah dirakit dan dibongkar

Sederet fakta ini, tentu saja membuat dermaga ponton sangat cocok untuk penggunaan musiman. Selain itu, dampak lingkungan yang ditimbulkan sangat minimalis.

Dermaga ponton memerlukan infrastruktur yang lebih sedikit sehingga, dapat menekan dampak lingkungan. (nic/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#dermaga ponton #pelabuhan #Hukum Archimedes #pelabuhan ketapang #tong kosong