RADAR BANYUWANGI – Jika tambang galian A berperan sangat penting untuk ekonomi negara, maka tambang galian B merupakan hasil tambang yang menghidupi banyak orang.
Nah, di Bumi Blambangan ada lokasi tambang galian B yakni tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran.
Bumi menyimpan kekayaan alam yang luar biasa dari dalam perut bumi tersimpan aneka jenis mineral dan batuan. Dimana kekayaan ini bisa digunakan sebesar-besarnya untuk kehidupan manusia.
Nah, khusus untuk tambang galian B biasanya merupakan hasil ekplorasi. Biasanya yang dihasilkan berupa besi, bauksit, tembaga, seng, emas, platina, perak, dan intan.
Dan, rupanya Banyuwangi menyimpan keanekaragaman kekayaan alam. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya galian golongan B yang ada di Bumi Blambangan berupa pertambangan emas di Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran.
Tambang Emas Tujuh Bukit merupakan tambang terbuka di Banyuwangi. Tambang ini yang menggali bijih mineral dan mengektraksi kandungan emas dan perak.
Pertambangan memiiki luas lahan 4.998 hektare di area hutan produksi di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Dimana, dengan hanya 992 hektare dari 4.998 hektare yang digunakan untuk operasi tambang.
Dibangun pada 2014, Tambang Emas Tujuh Bukit mulai menambang bijih pertamanya pada 2016. Dan menghasilkan emas pertamanya pada 2017.
Pada 2016, Tambang Emas Tujuh Bukit ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) atas kualitas sumber daya mineralnya yang diakui oleh negara sebagai aset strategis. (nic/bay)
Editor : Ali Sodiqin