Radarbanyuwangi.id – Sementara itu, untuk menambah kunjungan wisatawan ke Pusat Geologi Geopark Ijen (PIGGI) Banyuwangi, pihak pengelola, yakni Geopark Ijen, telah mengatur sejumlah strategi pemasaran. Tidak hanya itu, mereka juga akan menggandeng seluruh instansi terkait di Banyuwangi.
Hal itu diutarakan General Manager (GM) Geopark Ijen Abdillah Baraas Kamis (4/7). ”Tentunya kami tidak bisa bekerja sendiri. Dalam strategi pemasaran kami akan menggandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi,” ujarnya.
Abdillah mengatakan, untuk promosi nantinya Disbudpar akan membawa sejumlah wisatawan yang datang ke Banyuwangi untuk berkunjung ke PIGGI. Baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan asing.
”Kami juga akan menggandeng agen tour and travel di Banyuwangi. Karena mereka juga memiliki banyak jaringan wisatawan. Sehingga, mereka dapat membawa wisatawan datang ke PIGGI,” sebutnya.
Tidak hanya itu, lanjut Abdillah, pihaknya juga menggandeng Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi untuk mengerahkan kalangan siswa ke PIGGI. ”PIGGI dilengkapi wisata edukasi sehingga siswa juga dapat mengetahui kekayaan arkeologi, tinggalan budaya, hingga flora dan fauna di Banyuwangi,” paparnya.
Sedangkan untuk perawatan aset, masih kata Abdillah, pihaknya akan menggandeng Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi. Sehingga, aset yang merupakan bangunan milik Pemkab Banyuwangi itu bisa tetap terjaga dengan baik.
Bukan itu saja, Abdillah mengaku pihaknya juga akan mengatur jadwal kunjungan. Sebab, sejauh ini banyak masyarakat yang ingin berkunjung di hari Sabtu dan Minggu.
”Nah persoalan itulah yang nantinya perlu diatur lagi. PIGGI akan buka di Sabtu dan Minggu ataukah tidak. Tapi sejauh ini untuk kunjungan yang perlu pendampingan pada Sabtu dan Minggu tetap dilayani,” pungkasnya. (rio/sgt/c1)
Editor : Niklaas Andries