RadarBanyuwangi.id – Kalipuro termasuk nama sungai yang populer di Banyuwangi. Kalipuro juga jadi nama kelurahan, sekaligus juga nama kecamatan.
Kecamatan Kalipuro merupakan wilayah baru di Banyuwangi. Daerah ini dulu masuk wilayah Kecamatan Giri.
Kemudian sejak tahun 1995, ada pemekaran wilayah sehingga ada menjadi kecamatan baru, namanya Kecamatan Kalipuro. Ibukota kecamatan ini berada di Kelurahan Kalipuro.
Wilayah Kalipuro memang kaya akan sumber daya sungai. Banyaknya sungai yang mengalir di wilayah Kalipuro menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Beberapa sungai yang menjadi favorit wisatawan di Kalipuro antara lain, Sungai Sukowidi, Brak, Klatakan, Benawan, Kalongan, Angkrik, dan Tretes.
Camat Kalipuro, Astorik mengatakan, nama Kalipuro kemungkinan diambil dari banyaknya nama aliran sungai yang ada di wilayah tersebut.
”Meski kurang tahu pasti sejarahnya seperti apa. Tapi, nama Kalipuro saya rasa memang sangat pas untuk wilayah ini. Karena memang banyak sungai yang mengalir,” ujarnya.
Astorik mengaku, meski mayoritas wisata yang ada di wilayah Kalipuro masuk dalam wisata air. Namun pihaknya tetap ingin mengenalkan Kalipuro dengan wisata edukasinya yakni Kampung Baca Taman Rimba (Batara).
Lokasi Kampung Batara juga sering menjadi jujugan pelajar untuk program outing class.
”Imbang sekali sebenarnya di sini. Tidak hanya melulu tentang wisata air atau sungai. Pendidikan juga ada, yang pasti ke depan akan terus kami upayakan agar seluruh wisata tetap sama-sama jalan,” tuturnya.
Astorik mengungkapkan, pihaknya ingin Kalipuro ke depan dapat terus dikembangkan menjadi destinasi wisata yang lebih menarik.
Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan membangun sistem digitalisasi layanan terpadu. (tar/bay)
Editor : Ali Sodiqin