RadarBanyuwangi.id – Kecamatan Genteng memiliki kali (sungai) Setail, Stasiun Kalisetail, dan juga Desa Setail.
Rupanya, nama Setail itu berasal dari kata paarderstal dalam Bahasa Belanda, yang artinya kandang kuda.
Nama Desa Setail di Kecamatan Genteng, Banyuwangi ini memiliki cerita yang cukup menarik.
Pertama terkait sejarah penamaan Desa Setail, didasarkan pada sejarah di masa penjajahan Belanda.
Kepala Desa (Kades) Setail, Saifudin mengatakan, nama Setail berasal dari kata paarderstal yang berarti kadang kuda.
"Desa Setail berasal dari bahasa Belanda yang dikenal paaderstal artinya kandang kuda. Karena di Desa Setail markas kompeni yang sekarang jadi kantor Desa Setail. Orang Jawa sulit ngomongnya, makanya jadi dibilang Setail," ujarnya.
Pada masa penjajahan tersebut, Desa Setail menjadi salah satu lokasi markas Belanda.
Terutama sejumlah kuda peliharaan bangsa tersebut yang banyak diternakkan di kawasan itu.
Desa ini juga terkenal dengan potensi pertaniannya. Begitu maju di sektor tersebut, Desa Setail memiliki sejumlah inovasi. Sah satunya adalah Program Satrio Tani Setail (Satset).
Ratusan hektar lahan pertanian aktif dikelola secara mandiri para kelompok tani.
"Setail keunggulannya dengan hamparan produktif hektare sepanjang tahun tersebar di 11 kelompok tani dan dua kelompok wanita tani," imbuhnya.
Desa Setail memiliki potensi di bidang peternakan dan lainnya. Masyarakat setempat religius dan nasionalis.
Berkaca terhadap sejarah desa. Seperti adanya makan pembabat Desa Setail yaitu KH Abdul Basar.
Dimana kades pertama yaitu Raden Suryo Admojo atau bagian keamanan dari KH Abdul Basar.
"Desa Setail berlatar belakang masyarakat yang agamis, religius, dan nasionalis. Mbah KH Abdul Basar orang pertama yang membabat Desa Setail. Sedangkan kades pertama mbah raden Suryo Admojo yang jadi bagian keamanan Mbah Abdul Basar. Makam Mbah Admojo ada di belakang Kantor Desa Setail yang meninggal pada November 1911," jelasnya.
Camat Genteng, Satrio mengungkapkan, Desa Setail menjadi salah satu daerah pertanian di Banyuwangi.
"Karena melimpah air terkait dengan pertanian potensi Desa Setail di sektor pertanian sangat besar," pungkasnya. (rei/bay)
Editor : Ali Sodiqin