Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Asal Usul Nama Kaligung Banyuwangi Ternyata Bermula dari Sumber Air yang Deras

Dedy Jumhardiyanto • Senin, 1 Januari 2024 | 13:30 WIB
DEKAT SUNGAI BESAR: Kegiatan masyarakat di Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.
DEKAT SUNGAI BESAR: Kegiatan masyarakat di Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.

RadarBanyuwangi.id – Kaligung adalah sebuah nama desa yang kini masuk dalam kawasan Kecamatan Blimbingsari di Banyuwangi.

Desa Kaligung awalnya merupakan bagian dari Kecamatan Rogojampi. Kemudian saat pemekaran diresmikan pada 9 Januari 2017 lalu, Desa Kaligung masuk ke dalam wilayah Kecamatan Blimbingsari.

Desa Kaligung ini memiliki tiga dusun, yakni Dusun Krajan, Dusun Kramatagung dan Dusun Pekiwen. Sebagian besar warganya bermatapencaharian sebagai petani.

Konon, nama Kaligung sendiri ini berasal dari Sumber Air yang terletak di Kampung Tratas, Dusun Pekiwen. Perkampungan ini terletak di tengah persawahan.

“Ada sumber air yang sampai saat ini masih deras mengalir,” ungkap Holidi, 52, warga Desa Kaligung.

Mata air tersebut berada di Kampung Tratas, saking besarnya aliran sumber air itu juga dimanfaatkan untuk mengaliri irigasi pertanian.

“Sumber air ini memang tidak seperti sungai atau kali. Tapi aliran sumbernya sangat besar (agung),” katanya.

Maka tak heran, jika warga menyebut sebagai Kaligung. Kuat dugaan nama Kaligung tersebut berasal dari nama sumber air yang sangat deras, dan hingga kini masih dimanfaatkan oleh warga untuk mengaliri irigasi pertanian dua desa, yakni Desa Kaligung dan Desa Karangrejo.

“Jadi sumber air mengarah ke aliran irigasi persawahan warga mengaliri kampung tratas Desa Kaligung dan persawahan di Desa Karangrejo, Kecamatan Blimbingsari,” terangnya.

Tak jauh dari kawasan sumber air tersebut, juga masih terawatt berbagai jenis tanaman. Seperti tanaman bambu dan pohon bendo yang mendominasi tanaman di sekitar sumber air.

“Yang jelas, sampai saat ini masih terawat. Karena sumber airnya sangat berarti dan bermanfaat bagi masyarakat petani,” tandasnya. (ddy/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#SUMBER #asal usul #rogojampi #Air #kaligung #blimbingsari #Kali #nama #Sungai #banyuwangi