RadarBanyuwangi.id – Sungai Sobo juga menjadi menjadi salah satu sungai yang membelah area pusat kota Banyuwangi. Tak heran, kawasan ini kembali jadi perhatian menjelang musim hujan.
Aliran sungai ini melintasi wilayah Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. Tak heran, ada yang menyebutnya Sungai Sobo.
Padahal, kalau dilihat dari hulu, namanya pun berbeda-beda. Warga di setiap kampung yang dilaluinya menyebut sungai ini dengan julukan yang berbeda-beda.
Sungai Sobo juga membelah wilayah Kelurahan Sobo menjadi dua bagian. Sungai ini segaris dengan Kalibendo di Kecamatan Glagah.
Keberadaan Sungai Sobo membuat pemerintah harus membangun Jembatan Sobo Hulu yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto.
Serta Jembatan Sobo Hilir di Jalan Kepiting agar kedua daerah Kelurahan Sobo tetap terhubung.
Korsda Dinas PU Pengairan Kecamatan Banyuwangi Puput Waskitoadi mengungkapkan, Sungai Sobo menjadi salah satu sungai yang sempat mengalami banjir bandang pada Oktober 2022 lalu.
Tepatnya, di area Perumahan Sutri yang menyebabkan belasan rumah mengalami kerusakan.
Oleh karena itu, sejumlah langkah antisipasi digalakkan oleh Dinas PU Pengairan Banyuwangi. Salah satunya dengan memastikan aliran sungai tidak terhambat.
”Setelah kita antisipasi perbaikan jembatan kemarin, Alhamdulillah sekarang sudah kondusif. Kira-kira kenaikan air tinggal 40 persen. Tapi, tenaga kita tetap disiagakan selama musim hujan di awal Januari hingga awal Februari mendatang,” ujar Puput.
Sementara itu, aliran sungai Sobo sendiri hingga saat ini masih dimanfaatkan oleh warga sekitar. Baik untuk kegiatan sehari-hari maupun untuk mengairi lahan pertanian.
”Yang pasti pemanfaatan terbesar ya untuk irigasi pertanian. Karena di hilir Sungai Sobo masih ada area persawahan,” imbuh Puput.
Sementara itu, salah satu warga setempat yaitu Narmi, 55, mengaku sempat menjadi korban banjir Sungai Sobo.
Dia menyebut, sehari-hari Sungai Sobo masih dimanfaatkan warga untuk mencuci baju hingga mencuci kendaraan.
”Iya masih dimanfaatkan warga untuk sehari-hari. Tapi, sudah jarang untuk mandi,” tadasnya. (rei/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin