Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pertama Kali Diterjang Banjir Pada 2018, Warga Sekitar Sungai Sukowidi Banyuwangi Diminta Waspada Bencana

Dedy Jumhardiyanto • Minggu, 19 November 2023 | 14:00 WIB
MASIH DALAM: Kondisi aliran Sungai Sukowidi di perbatasan Kecamatan Banyuwangi dengan Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.
MASIH DALAM: Kondisi aliran Sungai Sukowidi di perbatasan Kecamatan Banyuwangi dengan Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

RadarBanyuwangi.id – Sungai Sukowidi mengalir sejauh 15,826 kilometer (km) melintasi Kecamatan Kalipuro dan Kecamatan Banyuwangi.

Meski relatif sempit, sungai ini tetap harus diwaspadai karena berpotensi menimbulkan bencana.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, sungai di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro ini menjadi sungai yang mengkhawatirkan. Betapa tidak, sejumlah peristiwa beberapa kali terjadi di sungai ini.

Sungai ini pernah meluap di tahun 2018 silam, hal tersebut disebabkan berkurangnya resapan air di hulu akibat alih fungsi lahan perkebunan.

Warga Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, mengaku sebelumnya belum pernah terjadi luapan air di sungai kampung mereka.

Akibat banjir tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi melakukan normalisasi. Mereka melakukan pengerukan sedimen Sungai Sukowidi di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.

Sementara itu, akibat banjir bandang, kondisi Sungai Sukowidi mengalami pendangkalan atau sedimentasi serta penyempitan. Sungai mulai menyempit di beberapa titik.

”Kalau musim hujan, daya tampung Sungai Sukowidi sudah tak layak lagi. Karena dangkal dan semakin menyempit,” ujar Ria, warga Kelurahan Klatak.

Selain banjir bandang, aliran Sungai Sukowidi beberapa kali memakan korban. Pernah ditemukan balita dan lansia yang ditemukan tewas akibat hanyut.

 ”Sungainya tidak terlalu besar, tapi lumayan mengkhawatirkan dan sering terjadi peristiwa kematian,” kataRia.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi Dr Guntur Priambodo mengimbau kepada masyarakat agar turut menjaga fasilitas dan prasarana di sepanjang aliran sungai.

Caranya dengan tidak membuang sampah ke sungai. ”Mari kita jaga (fasilitas) sepanjang aliran sungai dengan baik,” tandasnya. (ddy/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#kalipuro #Waspada Bencana #banjir #Sungai #klatak #banyuwangi