RadarBanyuwangi.id – Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW di berbagai daerah di Banyuwangi selalu digelar secara meriah.
Salah satunya oleh masyarakat Dusun Krajan, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Hampir setiap maulid tiba, warga menggelar pawai jodang endog-endogan secara meriah.
Beberapa tahun lalu, warga Mangir membangun sebuah jodang setinggi 17 meter.
Jodang berbentuk menara Eiffel ini dihiasi dengan telur sebanyak 3 ribu biji. Kontan saja, pawa endog-endogan ini menjadi perhatian masyarakat.
Tidak hanya warga Desa Mangir, akan tetapi juga dihadiri sejumlah masyarakat luar kecamatan. Seperti dari Kecamatan Songgon, Srono, Purwoharjo, bahkan Muncar.
Selain untuk bersama-sama menggemakan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, mereka juga berharap mendapat telur yang sudah dipajang setinggi 17 meter tersebut.
Salah satunya yakni Muslih, warga Singojuruh, ini sengaja datang ke Desa Mangir untuk ingin mengetahui persis upacara maulid Nabi di Desa tersebut.
Secara kebetulan juga, di desa tersebut juga ada salah seorang keluarga kerabat. “Saya betul-betul kagum dengan kekompakan warga di Desa Mangir ini,” pujinya.
Kegiatan seperti itu dinilainya dapat memotivasi warga desa lain untuk bisa berkreasi dan berinovasi dalam menghormat kelahiran Nabi Muhammad sebagai pembawa risalah umat manusia di muka bumi.
Apalagi, mulai dari pintu masuk desa sudah disambut dengan ratusan obor yang dipasang sepanjang jalan desa, dan aneka kerajinan kembang maulid.
Menurut salah seorang tokoh warga Mangir, Mustaqim, kegiatan tersebut merupakan wujud kecintaan terhadap lahirnya Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Satu Lagi Kuliner Khas Banyuwangi, Rujak Kelang dengan Kuah Pindang Ikan dan Petis Madura
Selain melantunkan sholawat nabi, dalam kegiatan tersebut juga diawali dengan sejumlah kegiatan yang menjadi agenda rutin.
Mulai khataman Alquran, pembacaan tahlil, manaqib, hingga hiburan kesenian hadrah Al-Banjari.
Setelah pembacaan sholawat selesai dilantunkan, ratusan warga yang sudah menanti-nantikan pembagian telur langsung berebut.
Mereka mengambil telur yang sudah ditata menempel pada bagian bawah jodang menara masjid yang mirip menara Eiffel tersebut. (ddy)
Editor : Ali Sodiqin