RadarBanyuwangi.id – Kertas minyak umumnya digunakan untuk membungkus makanan. Kertas berwarna kecokelatan ini berfungsi untuk melindungi makanan dari kontak langsung dengan cairan, minyak, maupun bahan bakar.
Kertas minyak juga bisa digunakan untuk membungkus makanan yang akan disimpan di dalam lemari es.
Ini dilakukan agar makanan tidak cepat rusak. Selain itu, kertas minyak juga bisa digunakan sebagai alas ketika menyajikan makanan.
”Kertas minyak ini praktis dan higienis untuk pembungkus makanan,” ungkap Fitriyeni, 39, penjual nasi pecel di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.
Kertas minyak kerap dimanfaatkan pedagang sebagai salah satu alternatif pembungkus makanan.
Dengan menggunakan kertas minyak, makanan yang disajikan akan terlihat lebih rapi dan bersih.
”Sebelum ada kertas minyak biasanya pakai daun pisang, tapi saat ini daun pisang susah dicari,” jelas Fitriyeni.
Kertas minyak biasanya dibuat dari bahan khusus. Seperti bekatul, daun pisang, sampai dengan plastik elastis polipropilena.
Sehingga memiliki daya serap yang tinggi. Salah satu kelebihan kertas minyak adalah tahan panas dan tahan air.
Kertas minyak bisa menahan suhu panas yang cukup tinggi, sehingga bisa digunakan untuk membungkus makanan yang baru saja digoreng.
”Kertas minyak ini ada permukaan plastiknya, sehingga juga tahan air untuk membungkus makanan yang masih basah,” jelas Fitriyeni.
Kelebihan lain dari kertas minyak yakni mudah didapat dan murah. Kertas minyak bisa ditemukan dengan mudah di toko-toko bahan kue atau supermarket dengan harga yang terjangkau.
Dengan begitu, kertas minyak menjadi pilihan yang praktis dan ekonomis bagi ibu-ibu yang suka memasak.
”Harganya murah, mudah dicari, dan banyak tersedia. Sehingga praktis untuk pembungkus makanan, khususnya bagi kami pedagang,” tandas Fitriyeni. (ddy/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin