RadarBanyuwangi.id – Fungsi pengingat maupun alarm sudah diambil alih gawai.
Namun, masih ada yang setia menggunakan kertas memo dengan pertimbangan ornamental.
Solusi untuk individu yang mudah lupa, yakni mencatat semua rencana dan jadwal. Entah itu mencatat di kertas atau pun gawai.
Namun, bagi sebagian kalangan pelajar dan mahasiswa, ternyata masih tren mencatat hal-hal penting pada kertas memo.
Baik itu catatan tugas sekolah atau pun perkuliahan. Atau bahkan catatan penting lainnya terkait materi pembelajaran.
Tidak berbeda jauh seperti kertas pembatas, kertas memo juga mengalami berbagai perkembangan dari segi bentuk dan lainnya.
Jika dulu kertas memo hanya bisa ditemukan dalam bentuk buku, maka saat ini kertas memo bisa ditemui dengan bentuk yang lebih minimalis dan efisien.
Kertas memo saat ini dilengkapi dengan perekat. Sehingga dapat dengan mudah ditempel pada buku catatan.
”Kertas memo atau sering disebut anak kuliah sebagai sticky notes ini perannya penting. Bisa digunakan sebagai media catatan atau yang lain,” kata Dhea Aprilia Cantika, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.
Dhea yang tinggal di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran itu, tidak hanya memanfaatkan kertas memo sebagai catatan.
Lebih dari itu, Dhea memanfaatkan kertas memo sebagai kalender buatan estetik untuk hiasan di kamar.
”Setiap kertas memo ditempel di dinding kamar kos dibentuk seperti tanggal di kalender. Tinggal diberi angka seperti yang ada di kalender. Jadi, bisa digunakan untuk catatan sekaligus juga sebagai hiasan untuk kamar kos,” pungkasnya. (rei/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin