Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kisah Difabel Merdeka; Diangkat PNS Tahun 2022, Inland Tetap Upgrade Kemampuan dan Lupakan Kekurangan

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 16 Agustus 2023 | 19:00 WIB
Kadek Dewi Inland Ari, Staf Sungram Dispendik Banyuwangi
Kadek Dewi Inland Ari, Staf Sungram Dispendik Banyuwangi

RadarBanyuwangi.id – Bulan April 2022, Kadek Dewi Inland Ari, resmi menjadi bagian dari pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Wanita berusia 35 tahun asal Jembrana, Bali, tersebut lolos tes CPNS dan diterima sebagai staf penyusunan program (sungram) Dinas Pendidikan Banyuwangi.

Meski memiliki keterbatasan karena mengidap skoliosis (kelainan tulang belakang), hal itu tidak membatasi Indand untuk tetap bekerja sesuai dengan tupoksinya.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Banyuwangi di kantornya Selasa (15/8), ibu satu anak ini masih berkutat dengan pekerjaannya menyusun program pendidikan.

”Tugas saya di sini merekapitulasi program. Baik dari sekolah maupun Dinas Pendidikan, termasuk mengurus pengajuan yayasan pendidikan yang baru,” kata Inland.

Alumnus Universitas Udayana tahun 2011 itu mengaku harus berpisah dengan suaminya yang bekerja di Mataram demi mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN). Meski demikian, dia mengaku benar-benar menikmati pekerjaan sebagai PNS.

Apalagi, lingkungan tempatnya bekerja selalu mendukungnya. Rekan satu kantor kerap menawarkan diri untuk mengantar Inland yang tidak memungkinkan naik kendaraan sendiri jika ada pekerjaan di luar.

”Lingkungan juga mendukung, jadi tidak ada alasan untuk tidak bekerja dengan maksimal,” tegasnya.

Semangat yang ditunjukkan Inland tak lepas dari sudut pandangnya melihat kekurangan yang dialami. Sejak kuliah, dia melihat jika kekurangan yang dimiliki tak perlu diratapi. Selagi bisa harus tetap meng-upgrade kemampuan.

”Jangan minder, lebih percaya diri saja, tonjolkan prestasi kita. Kondisi semua orang berbeda, jangan fokus ke sedihnya,” ujarnya memberikan semangat kepada difabel lainnya.

Begitu CPNS tahun 2018 mulai memberikan ruang bagi penyandang disabilitas, Inland tak mau menyia-nyiakan kesempatan itu.

Dia pun mencoba untuk mendaftar. Meski saat itu keberuntungan belum berpihak padanya, dia tak patah arang. Inland terus mencoba mendaftar di tahun-tahun berikutnya.

Baru pada 2021, Inland lolos tes CPNS yang dibuka di Banyuwangi. Tahun 2022, SK CPNS keluar. Sejak saat itu, Inland resmi menyandang status sebagai abdi negara.

”Penyandang disabilitas memang berbeda-beda kekurangannya, tapi kita harus menanamkan itu kepada yang lain,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#skoliosis #difabel #pns #merdeka #asn #Abdi Negara #disabilitas