RadarBanyuwangi.id – Lomba Agustusan telah menjadi tradisi hampir setiap kampung di Banyuwangi. Karena sarat dengan manfaat bagi kekompakan masyarakat, kegiatan semacam ini semakin berkembang dan terus dijaga kelestariannya.
Puluhan macam lomba biasanya digelar di setiap momen Agustusan. Selain sebagai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), lomba Agustusan juga bermanfaat untuk melatih ketangkasan masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi Abdul Aziz Hamidi mengungkapkan, sudah menjadi sebuah tradisi budaya bagi rakyat Indonesia terutama Banyuwangi untuk menggelar berbagai lomba Agustusan.
Bahkan, perlombaan tersebut diikuti oleh berbagai kalangan. Mulai dari kawula muda hingga yang telah berumur.
Perlombaan itu memberikan semangat positif bagi masyarakat. Berbagai nilai juga terkandung di dalamnya.
”Banyak macam lomba, ini akan baik sekali untuk generasi muda. Pertama, menumbuhkan patriotisme. Mengenang nilai perjuangan pahlawan. Selain itu, menciptakan jiwa korsa dan kelompok,” ujarnya.
Sebagai momen peringatan hari kemerdekaan, Aziz berharap perlombaan Agustusan memberikan makna yang mendalam bagi masyarakat.
Memupuk sikap saling menghargai dan menyatukan semua pihak. Momen lomba Agustusan bisa meningkatkan nilai persatuan masyarakat setempat.
”Masyarakat dalam kegiatan lomba Agustusan harus menunjukkan sikap toleransi serta kekompakan dan kebersamaan, sehingga makna dari peringatan kemerdekaan ini menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dan lainnya bisa terwujud. Jika tidak memiliki jiwa tersebut khawatir akan terpecah belah,” pungkas Aziz. (rei/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin