RadarBanyuwangi.id – Adu cepat makan kerupuk bisa jadi termasuk lomba Agustusan yang paling sederhana dan mampu menyasar semua usia.
Lomba makan kerupuk diakui banyak pihak sebagai lomba yang sangat sederhana di Banyuwangi. Meski demikian, lomba ini terasa menyenangkan bagi banyak orang. Lomba ini juga bisa diikuti semua orang dari segala umur.
Bahan yang dibutuhkan untuk perlombaan ini hanya kerupuk dan tali. Kerupuk yang digunakan biasanya adalah jenis kerupuk putih bulat yang biasa dijual di beberapa toko kecil.
Sementara itu, penentuan pemenang lomba ini hanya berdasarkan siapa yang paling cepat menghabiskan kerupuk yang digantung tali.
Saat lomba berlangsung, peserta tidak boleh menggunakan tangan untuk memegang kerupuk. Tangan harus berada di belakang punggung atau diikat.
Meski lomba kerupuk menjadi hiburan di masa sekarang, namun hal ini juga sebagai simbol persatuan agar masa sulit tidak terulang.
”Ikut lomba kerupuk sangat menyenangkan. Peralatan yang digunakan juga sederhan, namun tetap menghasilkan suasana yang ceria,” ujar Mohammad S. Muntoha, warga Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi. (tar/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin