Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mau Bikin Sumur Bor? Jangan Kaget, Ongkos Tukang Rp 350 Ribu Per Meter Kedalaman

Ali Sodiqin • Jumat, 30 Juni 2023 | 22:00 WIB
LAHAN SEMPIT: Pekerja membuat sumur bor di halaman depan rumah warga di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.
LAHAN SEMPIT: Pekerja membuat sumur bor di halaman depan rumah warga di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

RadarBanyuwangi.id – Sumur bor sangat populer untuk tempat sempit. Meski ongkos membuatnya terkesan mahal, namun ini berlaku seumur hidup. Selama sumur itu tetap hidup, tak akan ada lagi tagihan air. 

Hampir seluruh kehidupan manusia bergantung pada air agar segala aktivitas dapat berjalan dengan normal. Air dibutuhkan untuk dapat mengeluarkan berbagai bentuk kotoran dari dalam tubuh sekaligus menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar.

Setiap hunian tempat tinggal membutuhkan air tanah yang bersih. Air tanah bisa didapatkan dengan cara menggali hingga kedalaman tertentu hingga akhirnya bisa menemukan sumber air di dalam tanah. Untuk mendapatkan air bersih, salah satunya yaitu dengan menggunakan sumur bor.

Sumur bor merupakan salah satu proses penggalian tanah guna mendapatkan sumber air yang ada di dalam tanah. Pada zaman dahulu, cara termudah untuk mendapatkan sumber air yang paling sederhana adalah dengan menggali tanah secara manual menggunakan cangkul atau peralatan lainnya. Cara ini memang membutuhkan waktu yang jauh lebih lama dibandingkan saat ini ketika tersedia mesin bor.

Berkat kemajuan teknologi, kini siapa pun bisa mengetahui posisi dan kedalaman mata air dengan mudah dengan memanfaatkan teknologi sensor. Sehingga, dapat dengan mudah menentukan posisi penggalian yang tepat dan menggali langsung menggunakan mesin bor yang kuat.

Cara ini tentunya membuat proses pembuatan sumur jadi lebih cepat dibandingkan harus menggali tanah menggunakan tenaga manusia. Dengan menggunakan alat canggih, maka prosesnya tidak membutuhkan banyak orang.

Tukang jasa sumur bor Arifin, 50, warga Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, mengaku sudah lama bekerja sebagai pembuat sumur bor. Untuk mengerjakan satu sumur bor, biasanya dia membutuhkan waktu tidak kurang dari sepekan. ”Tergantung kedalaman sumur,” ungkapnya.

Sumur bor memiliki kedalaman antara 15 meter hingga 50 meter, tergantung dari keberadaan sumber air yang diinginkan. Jika ingin mata air yang bagus bisa dengan kedalaman 40 meter sampai 50 meter. ”Tergantung permukaan tanahnya,” jelas Arifin.

Jika tidak ada kendala berarti, pengerjaan sumur bor bisa tuntas dalam waktu kurang dari sepekan. Namun, jika ada kendala seperti mata bor mengenai padas atau batu, maka bisa lebih lama dari biasanya. ”Tapi sementara ini, lima hari sampai seminggu sudah selesai dan bisa digunakan,” katanya.

Mengenai ongkos biaya sumur bor, saat ini Arifin mematok harga Rp 350 ribu per meter kedalaman sumur. Jika kedalaman sumur mencapai 20 meter, maka ongkosnya bisa mencapai Rp 7 juta. Itu hanya jasa tukang, belum termasuk biaya pipa dan saluran air. Namun, biaya sebesar itu berlaku untuk selamanya. Pengguna jasa tidak perlu membayar lagi tagihan air setiap bulan.

Keuntungan lainnya yang akan didapatkan jika membuat sumur bor adalah tidak butuh lahan luas. Kebanyakan lubang sumur bor berdiameter kecil. Jauh lebih kecil dibandingkan dengan lubang sumur konvensional yang digali secara manual. Jadi jangan heran, jika sumur bor ini diletakkan di pojok atau bahkan di dalam rumah. ”Kualitas airnya bersih terjamin dan tidak terkontaminasi polutan,” tandas Arifin. (ddy/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin