Trisha JKT48 Jadi Center “Ayo Senyumlah”, dari Trainee hingga Panggung Utama

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB
Member JKT48 Jazzlyn Trisha. (IG jkt48.trisha)
Member JKT48 Jazzlyn Trisha. (IG jkt48.trisha)

RADAR BANYUWANGI – Nama Jazzlyn Trisha kini memasuki babak penting dalam perjalanan kariernya bersama JKT48. Member generasi 12 itu dipercaya menjadi center single original keempat JKT48 sekaligus single ke-28 grup, “Ayo Senyumlah”. Kepercayaan tersebut menjadi kali pertama Trisha berdiri di posisi center sebuah single JKT48.

Pengumuman itu disampaikan dalam perayaan 14th Theater Anniversary JKT48 pada 12 September 2026. Single “Ayo Senyumlah” dijadwalkan dirilis pada akhir Oktober, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian mini-tour pada November dan Desember.

Bagi Trisha, posisi tersebut bukan datang dalam semalam. Ada perjalanan hampir tiga tahun sejak ia diperkenalkan sebagai bagian dari generasi 12 pada 2023. Dari trainee, panggung teater, hingga masuk Team Love, perjalanan itu kini membawanya ke titik baru: menjadi wajah utama single original JKT48.

Dari Generasi 12 hingga Team Love

Trisha lahir pada 16 Februari 2011. Ia bergabung dengan JKT48 ketika masih sangat muda setelah lolos audisi generasi 12 pada 2023.

Sebagai trainee, Trisha perlahan memperoleh pengalaman melalui berbagai aktivitas JKT48. Panggung teater menjadi salah satu ruang penting untuk mengasah kemampuan tampil dan berinteraksi dengan penggemar.

Dalam perjalanannya, Trisha juga mendapat kesempatan membawakan sejumlah bagian pertunjukan, termasuk unit Rencana Cinta (Koi no Plan) dan menjadi center lagu “Revolusi Rio”.

Babak baru datang pada 2026 ketika JKT48 membentuk sistem tiga tim, yakni Team Love, Team Dream, dan Team Passion. Dalam pembagian resmi tersebut, nama Jazzlyn Trisha masuk sebagai anggota Team Love. 

Namanya kemudian beberapa kali tercatat dalam daftar member yang tampil bersama Team Love. Salah satunya dalam pertunjukan “ITADAKI♥LOVE” pada September 2026. 

Dari posisi trainee hingga menjadi bagian dari tim, perjalanan itu menjadi fondasi sebelum Trisha mendapatkan kepercayaan yang lebih besar sebagai center.

Pertama Kali Jadi Center Single JKT48

Ketika namanya disebut sebagai center “Ayo Senyumlah”, Trisha mengaku tidak menyangka.

Ia menyebut kesempatan tersebut sebagai kepercayaan besar yang membuatnya bersyukur. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada manajemen, sesama member, dan fans yang selama ini memberikan dukungan.

Bagi Trisha, status center bukan sekadar posisi di tengah formasi. Ada tanggung jawab untuk membawa pesan lagu kepada penonton.

“Trisha akan berusaha keras dan sebaik mungkin agar lagu ini bisa menyentuh hati orang yang mendengarkannya,” ujarnya.

Judul “Ayo Senyumlah” sendiri membawa pesan sederhana: mengajak orang tetap tersenyum dan menyebarkan energi positif.

Pesan itu pula yang ingin Trisha tampilkan ketika membawakan lagu tersebut bersama member JKT48 lainnya.

Ia berharap senyumnya di atas panggung bisa menjadi energi positif bagi orang yang melihat maupun mendengarkan lagu tersebut.

Trisha Suka dengan Pesan “Ayo Senyumlah”

Trisha mengaku langsung menyukai lagu tersebut ketika pertama kali mendengarnya.

Bukan hanya karena musiknya, tetapi juga karena pesan yang dibawa.

Menurut Trisha, “Ayo Senyumlah” hadir dengan ajakan untuk tetap membagikan energi positif meski seseorang sedang berada dalam situasi sulit.

Harapannya sederhana: lagu tersebut bisa memberikan sedikit kebahagiaan kepada pendengar.

Bagi seorang center yang baru pertama kali mendapatkan posisi tersebut, pesan itu sekaligus menjadi tantangan. Trisha harus memastikan energi lagu dapat terasa ketika “Ayo Senyumlah” dibawakan di panggung.

Ia pun tidak ingin hanya menjadi titik perhatian di tengah formasi. Trisha ingin penampilannya membantu menyampaikan pesan utama lagu.

Fans Diajak Masuk ke Dalam Video Musik

Ada hal menarik lain dari proyek “Ayo Senyumlah”. Fans JKT48 ikut dilibatkan dalam proses pengambilan gambar video musik.

JKT48 mengumumkan shooting MV akan berlangsung di kawasan Jakarta Car Free Day, tepatnya di depan Gate 6 Gelora Bung Karno, Senayan. Pengambilan gambar dijadwalkan pada 20 September 2026. 

Fans yang berpartisipasi bahkan diarahkan menggunakan pakaian berwarna cerah dan mengikuti gerakan dance “Ayo Senyumlah” yang telah dibagikan.

Bagi Trisha, keterlibatan fans tersebut membuat proyek ini terasa lebih spesial.

Ia menyebut momen tersebut akan menjadi pengalaman yang memorable. Trisha juga berharap proses shooting berjalan lancar dan bisa menjadi kenangan baik bagi para penggemar.

Dengan konsep tersebut, hubungan antara idol dan fans tidak hanya terjadi dari sisi penonton dan performer. Penggemar justru ikut hadir dalam bagian dari cerita visual single terbaru JKT48.

Mini-Tour Menanti Setelah Single Dirilis

Setelah “Ayo Senyumlah” dirilis pada akhir Oktober, perjalanan single ini tidak berhenti pada video musik.

JKT48 menyiapkan mini-tour pada November dan Desember.

Untuk konsep panggung mini-tour, Trisha mengaku belum mendapatkan informasi lebih jauh. Namun, satu hal yang sudah pasti: ia menantikan kesempatan tampil sebagai center bersama member JKT48 lainnya.

Bagi Trisha, rangkaian tersebut akan menjadi pengalaman baru setelah mendapatkan kepercayaan sebagai center single.

Ia mengakui tetap ada rasa deg-degan. Namun, ia berharap kesempatan ini dapat menghasilkan sesuatu yang baik sekaligus membuat semakin banyak orang mengenal JKT48.

Hobi Melukis dan Jikoshoukai Trisha

Di luar panggung, Trisha dikenal memiliki ketertarikan pada seni, terutama menggambar dan melukis.

Hobi tersebut bahkan menjadi bagian dari karakter perkenalan atau jikoshoukai yang digunakan Trisha sebagai member JKT48.

Dalam kultur idol, jikoshoukai menjadi salah satu cara member memperkenalkan karakter dirinya kepada penggemar. Trisha memilih elemen seni visual sebagai bagian dari identitas tersebut.

Ia juga memiliki ketertarikan terhadap anime dan membaca buku.

Namun, kini ada identitas baru yang melekat pada perjalanan Trisha: center “Ayo Senyumlah”.

Dari Trainee ke Center

Perjalanan Trisha memperlihatkan bagaimana sistem JKT48 memberi ruang bagi member untuk berkembang secara bertahap.

Ia memulai perjalanan dari generasi 12, menjalani masa trainee, mendapat pengalaman di teater, masuk Team Love, hingga akhirnya memperoleh kepercayaan sebagai center single original.

Kini tantangannya berbeda.

Trisha bukan lagi sekadar member muda yang sedang mencari pengalaman. Ia menjadi salah satu wajah utama dalam proyek musik baru JKT48.

Dan lewat “Ayo Senyumlah”, Trisha ingin membawa pesan yang sangat sederhana kepada para pendengar: tetap tersenyum dan terus menyebarkan energi positif.

“Semoga pesan dan energi positif dalam lagu ini bisa tersampaikan dengan baik. Ayo tersenyumlah!” kata Trisha. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : jkt48.com, jawapos.com
Trisha JKT48 Ayo Senyumlah JKT48 center JKT48 generasi 12 Team Love