Parfum Cepat Hilang Padahal Sudah Disemprot Berkali-kali? Hindari 5 Kesalahan Ini

Rizki Anindiya Putri • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB
Cara menyemprot parfum dan kondisi kulit dapat memengaruhi ketahanan aroma. (ChatGPT)
Cara menyemprot parfum dan kondisi kulit dapat memengaruhi ketahanan aroma. (ChatGPT)

RADAR BANYUWANGI - Sudah menyemprot parfum berkali-kali, tetapi wanginya tetap cepat hilang?

Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa parfum yang digunakan kurang bagus atau terlalu murah.

Ketahanan aroma dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari komposisi fragrance, kondisi kulit, cara pemakaian, lingkungan, hingga cara menyimpannya.

Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan setelah memakai parfum adalah menggosok pergelangan tangan.

Padahal, setelah parfum disemprotkan, kulit sebaiknya dibiarkan tanpa langsung digosok.

Lalu, apa saja yang bisa dilakukan agar aroma parfum tetap terasa lebih lama?

Kenapa Parfum Cepat Hilang?

Aroma parfum memang tidak akan bertahan dengan intensitas yang sama sepanjang hari.

Komponen fragrance mengalami penguapan setelah diaplikasikan ke kulit, dan setiap molekul fragrance dapat memiliki karakter penguapan yang berbeda.

Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Cosmetic Science pada 2025 meneliti penguapan molekul fragrance pada kulit 10 sukarelawan.

Peneliti menemukan bahwa sifat molekul fragrance dan karakteristik kulit sama-sama berhubungan dengan perbedaan laju penguapan.

Hidrasi kulit, transepidermal water loss (TEWL), dan beberapa parameter kekasaran permukaan kulit termasuk faktor yang berpengaruh dalam penelitian tersebut.

Peneliti menyimpulkan bahwa penguapan molekul fragrance dipengaruhi oleh jenis kulit.

Namun, penelitian tersebut hanya melibatkan 10 sukarelawan sehingga hasilnya masih perlu diverifikasi pada kelompok yang lebih besar.

Artinya, parfum yang sama belum tentu memiliki ketahanan aroma yang persis sama pada setiap orang.

1. Jangan Menggosok Kulit Setelah Menyemprot Parfum

Setelah menyemprot parfum pada pergelangan tangan, biarkan cairan mengering tanpa langsung menggosok kedua pergelangan tangan.

Dalam YouTube Shorts, Stylesonnnn menjelaskan bahwa menggosok area kulit setelah parfum disemprot kurang efektif untuk menjaga ketahanan aroma parfum.

“Area titik nadi yang disarankan meliputi pergelangan tangan, leher, dan belakang telinga,” ujar Stylesonnnn.

Pernyataan tersebut sejalan dengan panduan aplikasi parfum dari CHANEL yang menyebut pergelangan tangan dan leher sebagai area titik nadi untuk penggunaan parfum.

Pada salah satu produk N°5 Eau de Parfum, CHANEL juga secara khusus menyarankan untuk menghindari menggosok kedua pergelangan tangan setelah parfum diaplikasikan.

Meski demikian, kebiasaan menggosok kulit sebaiknya tidak dianggap sebagai satu-satunya penyebab parfum cepat hilang.

Ketahanan fragrance dipengaruhi berbagai faktor, termasuk karakter molekul fragrance dan kondisi kulit.

2. Perhatikan Kondisi Kulit

Kondisi kulit dapat ikut memengaruhi bagaimana molekul fragrance menguap.

Dalam penelitian 2025 tersebut, hidrasi merupakan salah satu parameter kulit yang berhubungan dengan variasi penguapan fragrance.

Peneliti juga menemukan bahwa fragrance yang berbeda dapat menunjukkan perilaku penguapan yang berbeda tergantung pada karakter molekul dan kondisi kulit.

Karena itu, bagi pemilik kulit yang sangat kering, menjaga kelembapan kulit sebelum menggunakan parfum dapat menjadi salah satu langkah yang layak dicoba.

Lotion tanpa pewangi dapat digunakan sebelum parfum.

Setelah lotion meresap, parfum bisa disemprotkan pada area yang diinginkan.

Namun, kondisi kulit bukan satu-satunya faktor.

Komposisi fragrance juga berpengaruh sehingga hasil pemakaian dapat berbeda antara satu produk dan produk lainnya.

3. Perhatikan Konsentrasi Parfum

Jenis parfum memiliki konsentrasi fragrance yang berbeda.

Namun, istilah Eau de Toilette (EdT) dan Eau de Parfum (EdP) tidak memiliki definisi konsentrasi yang berlaku secara universal.

“Tidak ada definisi universal yang ditetapkan berdasarkan tingkat konsentrasi,” terang International Fragrance Association (IFRA).

Untuk produk fragrance berbasis etanol, IFRA mencantumkan kisaran penggunaan yang umum sekitar 5–15 persen untuk EdT dan 10–20 persen untuk EdP.

Dengan demikian, EdP secara umum memiliki kisaran konsentrasi fragrance lebih tinggi daripada EdT.

Namun, konsentrasi tersebut tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan untuk menentukan berapa lama sebuah parfum akan bertahan.

Selain konsentrasi, karakter bahan yang digunakan dalam formula, sifat molekul fragrance, kondisi kulit, suhu, aktivitas, dan lingkungan juga dapat memengaruhi proses penguapan.

Karena itu, kurang tepat jika semua EdP dianggap pasti bertahan lebih lama daripada semua EdT.

4. Gunakan pada Area yang Sesuai

Parfum dapat diaplikasikan langsung pada kulit, termasuk area yang biasa disebut titik nadi seperti pergelangan tangan dan leher.

CHANEL menjelaskan bahwa parfum dapat diaplikasikan “pada titik nadi seperti pergelangan tangan dan leher” untuk membantu mengintensifkan aroma.

Selain pergelangan tangan dan leher, area belakang telinga juga sering digunakan dalam praktik penggunaan parfum.

Namun, istilah “titik nadi” tidak berarti area tersebut secara otomatis membuat parfum bertahan dalam durasi tertentu.

Yang lebih penting adalah membiarkan parfum mengering secara alami setelah disemprotkan.

Parfum juga dapat diaplikasikan pada pakaian.

Namun, beberapa jenis kain dapat mengalami noda akibat parfum sehingga pengguna perlu berhati-hati.

5. Jangan Menyimpan Parfum di Tempat Panas

Cara menyimpan parfum juga penting untuk menjaga kualitas produk.

Hindari meletakkan botol parfum di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau dekat sumber panas.

Botol juga sebaiknya ditutup rapat setelah digunakan.

“Musuh utama parfum adalah panas, udara, dan cahaya,” terang CHANEL.

CHANEL juga merekomendasikan botol tetap tertutup rapat, disimpan dalam kemasan aslinya jika memungkinkan, dan dijauhkan dari sumber panas.

Karena itu, kamar mandi bukan pilihan ideal jika tempat tersebut sering mengalami perubahan suhu dan kelembapan.

Lemari atau tempat yang terlindung dari cahaya langsung dan sumber panas lebih sesuai.

Penyimpanan yang tepat terutama bertujuan menjaga kualitas fragrance di dalam botol.

Ini berbeda dari ketahanan aroma setelah parfum diaplikasikan pada kulit.

Lebih Tahan di Kulit atau Pakaian?

Parfum juga dapat digunakan pada pakaian.

Dalam kondisi tertentu, aroma pada kain dapat tetap tercium lebih lama, tetapi hasilnya bergantung pada formula parfum dan jenis kain.

CHANEL menyebut pakaian sebagai salah satu pilihan aplikasi parfum dan menyarankan penggunaan pada bagian dalam pakaian atau lapisan kain untuk membantu menjaga integritas aroma.

Namun, beberapa jenis kain bersifat sensitif dan parfum dapat menyebabkan noda.

Jika ingin menyemprot parfum pada pakaian, sebaiknya hindari kain yang mudah berubah warna.

Mengaplikasikan parfum pada bagian dalam pakaian juga dapat mengurangi risiko terlihatnya noda.

Jadi, Bagaimana Agar Parfum Tidak Cepat Hilang?

Tidak ada satu trik yang dapat menjamin semua parfum bertahan dalam durasi yang sama.

Ketahanan aroma dipengaruhi formula fragrance, sifat molekul penyusunnya, kondisi kulit, lingkungan, dan cara pemakaian.

Penelitian pada 2025 menunjukkan bahwa hidrasi, TEWL, kekasaran permukaan kulit, serta karakter molekul fragrance dapat berhubungan dengan proses penguapan.

Agar pemakaian lebih optimal, parfum dapat diaplikasikan pada kulit yang sesuai dan dibiarkan mengering tanpa digosok.

Bagi orang dengan kulit yang cenderung kering, menjaga kelembapan kulit juga dapat menjadi salah satu langkah yang layak dicoba.

Perhatikan pula konsentrasi dan karakter parfum yang digunakan.

EdP memang secara umum memiliki kisaran konsentrasi fragrance lebih tinggi daripada EdT, tetapi IFRA menegaskan bahwa tidak ada definisi konsentrasi universal untuk istilah tersebut.

Untuk menjaga kualitas produk, simpan parfum dalam kondisi tertutup rapat dan jauhkan dari panas serta cahaya langsung.

Jadi, ketika parfum terasa cepat hilang, tidak selalu berarti produknya kurang bagus atau terlalu murah.

Bisa jadi karakter fragrance, kondisi kulit, lingkungan, dan cara pemakaian memang membuat aromanya lebih cepat tidak tercium.

FAQ

Apakah menggosok parfum di pergelangan tangan membuat wanginya cepat hilang?

Parfum tidak perlu digosok setelah disemprotkan. Stylesonnnn juga menyarankan agar area kulit setelah penyemprotan tidak digosok. Panduan aplikasi CHANEL pada produk N°5 Eau de Parfum juga secara khusus menyebut untuk menghindari menggosok kedua pergelangan tangan.

Namun, belum tepat menyebut bahwa menggosok kulit merupakan satu-satunya penyebab parfum cepat hilang. Ketahanan fragrance juga dipengaruhi karakter molekul dan kondisi kulit.

Apakah kulit lembap membuat parfum lebih tahan lama?

Penelitian 2025 menemukan bahwa hidrasi kulit merupakan salah satu parameter yang berkontribusi terhadap variasi penguapan fragrance. Peneliti juga menyatakan bahwa pengaruh tersebut berbeda menurut karakter molekul fragrance.

Karena penelitian tersebut hanya melibatkan 10 sukarelawan, hasilnya belum cukup untuk menyatakan bahwa semua parfum pasti bertahan lebih lama pada semua jenis kulit yang lembap.

Apakah EDP pasti lebih tahan lama daripada EDT?

Tidak selalu. IFRA mencantumkan kisaran konsentrasi yang umum digunakan sekitar 5–15 persen untuk EdT dan 10–20 persen untuk EdP, tetapi juga menegaskan bahwa tidak ada definisi konsentrasi yang universal.

Karakter formula dan molekul fragrance juga memengaruhi penguapan sehingga durasi parfum tidak dapat ditentukan hanya dari label EdP atau EdT.

Apakah parfum boleh disimpan di kamar mandi?

Sebaiknya parfum disimpan di tempat yang terlindung dari panas dan cahaya. CHANEL menyebut panas, udara, dan cahaya sebagai faktor yang perlu dihindari untuk menjaga kualitas parfum.

Apakah parfum bisa disemprotkan ke pakaian?

Bisa, tetapi perlu berhati-hati karena beberapa jenis kain dapat terkena noda. Parfum sebaiknya diaplikasikan pada bagian dalam pakaian atau lapisan kain.

Editor : Lugas Rumpakaadi
parfum tahan lama cara memakai parfum parfum cepat hilang tips parfum cara menyimpan parfum