COOLMAX Terasa Adem Saat Dipakai, Ini Asal-usul, Jenis, dan Cara Kerjanya

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 16:25 WIB
COOLMAX dikenal sebagai material pakaian yang cepat kering dan nyaman. Simak sejarah, jenis, cara produksi, fungsi, hingga inovasi ramah lingkungan. (Kolase Alibaba)
COOLMAX dikenal sebagai material pakaian yang cepat kering dan nyaman. Simak sejarah, jenis, cara produksi, fungsi, hingga inovasi ramah lingkungan. (Kolase Alibaba)

RADAR BANYUWANGI - COOLMAX bukan sekadar kain yang terasa adem saat dipakai. Material berbasis serat poliester ini dirancang untuk membantu memindahkan kelembapan dari kulit ke permukaan kain sehingga tubuh terasa lebih kering dan nyaman saat beraktivitas, terutama ketika berolahraga atau berada di luar ruangan.

Nama COOLMAX mungkin sudah akrab bagi pengguna pakaian olahraga, kaos kaki, jeans hingga perlengkapan outdoor. Material ini dikenal karena kemampuannya mengelola keringat dan membantu tubuh tetap terasa nyaman ketika aktivitas membuat suhu badan meningkat.

Namun, sebenarnya apa itu COOLMAX? Dari mana asalnya, bagaimana cara produksinya, dan mengapa material ini bisa bertahan di tengah persaingan dengan bahan alami seperti wol merino?

Berikut sejumlah fakta penting tentang COOLMAX yang menarik untuk diketahui.

1. Dari Mana Asal COOLMAX?

COOLMAX merupakan teknologi tekstil yang dikembangkan oleh Invista, perusahaan tekstil yang berbasis di Amerika Serikat.

Material ini dikembangkan dari serat poliester yang direkayasa dengan struktur tertentu. Tujuannya bukan sekadar menghasilkan kain, tetapi membantu mengelola kelembapan sekaligus mempercepat proses pengeringan.

Teknologi tersebut membuat COOLMAX banyak digunakan pada pakaian yang dirancang untuk aktivitas fisik.

2. Sejarah COOLMAX Bermula dari DuPont

Perjalanan COOLMAX dimulai pada era 1980-an ketika para ahli tekstil DuPont mengembangkan jenis benang poliester baru.

Pada 1986, pengembangan tersebut diarahkan untuk menghasilkan serat yang mampu membantu mengurangi kelembapan dan panas pada permukaan tubuh.

Beberapa tahun kemudian, teknologi tersebut mendapatkan perlindungan kekayaan intelektual dan diperkenalkan dengan nama COOLMAX.

Perubahan besar terjadi pada awal 2000-an. DuPont Textiles & Interiors dipisahkan menjadi perusahaan independen dan kemudian dikenal sebagai Invista.

Sejak saat itu, merek COOLMAX berada di bawah Invista.

3. Mengapa COOLMAX Bisa Populer?

Salah satu alasan COOLMAX cepat dikenal adalah kemampuannya mengelola kelembapan.

Struktur seratnya dirancang untuk membantu memindahkan keringat dari area yang bersentuhan dengan kulit menuju permukaan kain. Kelembapan yang berada di permukaan kemudian lebih mudah menguap.

Karakter tersebut membuat COOLMAX menarik untuk pakaian olahraga, kaos kaki dan berbagai perlengkapan yang digunakan dalam aktivitas dengan intensitas tinggi.

Pada periode 2000-an hingga 2010-an, material ini semakin dikenal sebagai salah satu alternatif bahan yang ringan, tahan lama dan memiliki kemampuan pengelolaan kelembapan.

4. COOLMAX Vs Wol Merino

COOLMAX juga harus berhadapan dengan bahan alami yang sudah lebih dahulu populer, salah satunya wol merino.

Wol merino dikenal memiliki kemampuan mengelola kelembapan dan membantu menjaga kenyamanan tubuh. Sementara itu, COOLMAX menawarkan pendekatan berbeda melalui struktur serat sintetis yang dirancang untuk mempercepat perpindahan kelembapan.

Karakteristik tersebut membuat keduanya memiliki penggemar masing-masing, terutama dalam industri pakaian olahraga dan outdoor.

5. Ada Berapa Jenis COOLMAX?

Teknologi COOLMAX berkembang dalam beberapa varian. Di antaranya:

Masing-masing dikembangkan untuk kebutuhan dan karakter penggunaan yang berbeda.

6. Bagaimana COOLMAX Diproduksi?

Secara umum, pembuatan serat COOLMAX melalui beberapa tahapan utama.

Proses tersebut mencakup polimerisasi, pemintalan leleh, drawing, dan weaving.

Pada tahap polimerisasi, bahan dasar kimia diproses untuk membentuk polimer poliester. Material tersebut kemudian masuk ke proses pemintalan leleh untuk menghasilkan serat dengan bentuk penampang yang dirancang khusus.

Setelah itu, serat ditarik dan direnggangkan melalui proses drawing. Tahap berikutnya adalah pengolahan serat menjadi struktur kain yang dapat digunakan untuk berbagai produk tekstil.

Bentuk serat menjadi salah satu faktor penting dalam karakteristik COOLMAX karena memengaruhi bagaimana kelembapan bergerak melalui material.

7. COOLMAX Dipakai untuk Apa Saja?

Penggunaan COOLMAX tidak terbatas pada pakaian olahraga.

Material ini dapat ditemukan dalam berbagai produk tekstil, seperti kaos kaki, pakaian, jeans dan perlengkapan olahraga.

Teknologi tersebut juga dapat digunakan untuk kebutuhan tertentu pada perlengkapan outdoor maupun produk lainnya, termasuk sleeping bag.

Karena karakteristiknya yang ringan dan mampu mengelola kelembapan, COOLMAX cocok untuk produk yang membutuhkan kenyamanan selama pemakaian dalam waktu lama.

8. Apakah COOLMAX Mahal?

Harga sebuah produk berbahan COOLMAX tidak hanya ditentukan oleh harga seratnya.

Merek dan teknologi yang melekat pada material tersebut juga dapat memengaruhi nilai akhir produk. Karena COOLMAX merupakan merek teknologi tekstil, produk yang menggunakannya dapat memiliki nilai tambah dibandingkan material poliester biasa.

Dengan demikian, harga pakaian atau perlengkapan berbahan COOLMAX sangat bergantung pada produk, konstruksi kain, merek dan teknologi yang digunakan.

9. Apakah COOLMAX Ramah Lingkungan?

Seperti material sintetis lainnya, penggunaan serat berbasis poliester juga memiliki persoalan lingkungan yang perlu diperhatikan.

COOLMAX kemudian mengembangkan varian yang menggunakan material daur ulang melalui teknologi COOLMAX EcoMade.

Pengembangan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan bahan baku baru sekaligus menjawab tuntutan konsumen terhadap produk tekstil yang lebih memperhatikan aspek keberlanjutan.

10. Apakah COOLMAX Akan Hilang dari Pasar?

Tren material tekstil terus berubah. Serat alami, serat sintetis, hingga material daur ulang sama-sama berlomba menawarkan kenyamanan dan fungsi yang lebih baik.

Namun, karakter COOLMAX dalam mengelola kelembapan membuatnya masih memiliki ceruk tersendiri, terutama pada pakaian olahraga dan aktivitas luar ruangan.

Pada akhirnya, COOLMAX tetap menarik bukan karena sekadar memberikan sensasi dingin, melainkan karena teknologi struktur seratnya dirancang untuk membantu memindahkan kelembapan dan membuat pakaian lebih cepat kering.

Itulah alasan material ini tetap digunakan dalam berbagai produk tekstil hingga sekarang, sekaligus terus dikembangkan melalui varian yang lebih memperhatikan aspek keberlanjutan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
COOLMAX kain COOLMAX teknologi tekstil pakaian olahraga bahan pakaian