RADAR BANYUWANGI - Drama Korea atau drakor masih menjadi salah satu pilihan hiburan yang banyak dinikmati remaja perempuan.
Tidak sedikit yang hanya mengikuti episode terbaru, tetapi ada pula yang memilih menonton beberapa episode sekaligus ketika memiliki waktu senggang.
Kebiasaan menonton secara maraton umumnya dilakukan setelah pekerjaan sekolah, tugas, maupun aktivitas harian selesai.
Cerita yang menarik membuat penonton ingin segera mengetahui kelanjutan kisah, terutama ketika setiap episode memiliki hubungan erat dengan bagian berikutnya.
Beragam genre menjadi daya tarik tersendiri.
Remaja dapat memilih drama romantis, komedi, persahabatan, keluarga, hingga thriller sesuai selera.
Pilihan tersebut juga kerap disesuaikan dengan suasana hati.
Ketika ingin menikmati cerita ringan, drama komedi dapat menjadi pilihan, sedangkan kisah penuh ketegangan menarik bagi penonton yang ingin merasakan sensasi berbeda.
Selain sebagai hiburan, drakor juga dapat menjadi bahan percakapan bersama teman.
Judul yang sedang ramai diperbincangkan sering membuat penonton saling bertukar pendapat mengenai tokoh, alur, konflik, hingga akhir cerita.
Dari kebiasaan tersebut, aktivitas menonton tidak hanya dilakukan secara individual, tetapi juga menjadi bagian dari interaksi sosial di kalangan remaja.
Putri, salah seorang remaja, mengaku maraton drakor menjadi salah satu kegiatan favoritnya saat memiliki waktu senggang.
“Biasanya kalau sudah selesai sekolah atau tugas, aku suka lanjut nonton drakor. Kalau ceritanya seru, rasanya penasaran terus sama episode berikutnya,” ujarnya.
Namun, keseruan mengikuti satu judul hingga selesai tetap perlu diimbangi dengan pengelolaan waktu.
Menonton terlalu lama dapat membuat jadwal belajar, kegiatan rumah, maupun waktu istirahat berkurang.
Kebiasaan menonton hingga larut malam juga berpotensi membuat rutinitas pada hari berikutnya menjadi kurang optimal.
Karena itu, remaja perlu menentukan batas waktu sebelum mulai menonton.
Menyelesaikan kewajiban terlebih dahulu dan menyediakan waktu istirahat yang cukup dapat membantu menjaga kegiatan menonton tetap menjadi hiburan, bukan justru mengganggu aktivitas utama.
Bagi remaja perempuan, daya tarik drakor terletak pada kombinasi cerita, karakter, serta rasa penasaran terhadap kelanjutan episode.
Dengan pengaturan waktu yang bijak, maraton drakor dapat menjadi cara sederhana untuk melepas penat setelah menjalani rutinitas sehari-hari tanpa mengorbankan kewajiban lain.
Editor : Lugas Rumpakaadi